BUMN Kejar Cuan di Tengah Pandemi, Erick Thohir: Jangan Lupa Pelayanan : e-Kompas.ID Economy - e-Kompas.ID
Connect with us

Bisnis

BUMN Kejar Cuan di Tengah Pandemi, Erick Thohir: Jangan Lupa Pelayanan : e-Kompas.ID Economy

[ad_1]

JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan bahwa perusahaan negara tidak melulu harus menjaga keberlanjutan bisnis. Namun harus ikut mengambil peran strategis dalam memberikan pelayan kepada apalagi kondisi saat ini di tengah pandemi Covid-19.

“Karena itu kami dari Kementerian BUMN terlepas dari tugasnya, terus menjaga korporasi di Kementerian BUMN, tapi tidak lupa bagaimana kontribusi kepada public service atau pelayanan masyarakat terus kita kita laksanakan,” kata Erick Senin (8/2/2021).

Baca Juga: Donor Plasma BUMN, Ini Pesan Erick Thohir

Mantan Bos Inter Milan itu membeberkan tiga fokus utama yang akan dilakukan pihaknya. Pertama, menindaklanjuti tugas yang diberikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mendukung pengadaan vaksin Covid-19 dan memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi.

Kedua, bekerja sama dengan Kementerian Riset dan Teknologi atau Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek), serta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk memfinalisasikan penelitian hingga produksi vaksin Merah Putih.

Baca Juga: 1.048 Pendonor Plasma, Erick Thohir: 400 CC Darah Bisa Selamatkan 2 Nyawa

Kementerian BUMN menargetkan uji klinis vaksin Merah Putih akan dilakukan di kuartal I-2022. Sementara pada kuartal III-2022 akan dilanjutkan uji klinis tahap terakhir. Dengan begitu, pada akhir semester II-2022 ditargetkan vaksin Merah Putih sudah diproduksi oleh Holding BUMN Farmasi, PT Bio Farma (Persero).

“Sehingga nanti, daripada vaksinnya, sudah benar-benar kami terima di Bio Farma, di kuartal 1 tahun 2022, kita melakukan uji klinis, semoga saja nanti uji klinis yang terakhir di kuartal III tahun 2022, dan di kuartal IV 2022 kita sudah mempunyai vaksin merah putih sendiri,” ujarnya.

Ketiga, Erick akan menggandeng sejumlah instansi untuk meningkatkan penerapan protokol kesehatan.

“Kami tetap berusaha mendorong kerjasama dengan banyak institusi yang ada di Indonesia bagaimana tentu, yang tadi disampaikan oleh Pak Jusuf Kalla mengenai protokol kesehatan yaitu 3M,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga mendukung kegiatan menerapkan Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) mikro dengan dua hal. Pertama adalah Perum Bulog bekerja sama dengan Kapolri dan TNI untuk membantu mendistribusikan beras yang dibutuhkan pada saat PTKM mikro dilaksanakan. Kedua, mendukung pengadaan masker secara gratis.

Poin dua ini Kementerian BUMN akan menggandeng Kementerian Dalam Negeri (Mendagri) Polri, dan TNI.

[ad_2]

Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Copyright © 2025 e-Kompas.ID