CHANGZHOU – Build Your Dreams (BYD) menyatakan komitmennya untuk menekan emisi gas karbon. Salah satu yang dilakukan dengan mengedepankan energi baru dalam ragam inovasinya.
Sebagai pionir dalam solusi energi baru, BYD memiliki visi untuk mendukung kehidupan berkelanjutan di masa depan dengan membangun ekosistem tanpa emisi.
Dengan seluruh pengembangan teknologi yang telah dilakukan, saat ini BYD menjadi satu-satunya perusahaan yang menguasai teknologi inti dari pengendali elektronik, baterai, dan New Energy Vehicle (NEV). Kontribusi BYD dalam perkembangan industri teknologi telah tersebar di seluruh dunia dengan konsumsi baterai dan chip oleh banyak perusahaan di berbagai negara.
Setidaknya 20 persen dari keseluruhan komponen barang elektronik yang kerap digunakan masyarakat merupakan hasil produksi BYD.
“BYD sangat memahami bahwa teknologi adalah sebuah kekuatan positif bagi masyarakat untuk mendukung lingkungan yang sehat, oleh karena itu kami terus berfokus pada berbagai terobosan agar dapat bersama-sama dengan konsumen membangun ekosistem tanpa emisi dan membawa dampak yang baik bagi bumi,” ujar President Director BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, Selasa (5/3/2024).
kontribusi lini bisnis BYD melalui produksi New Energy Vehicle (NEW) saat ini telah menempatkan BYD sebagai perusahaan pertama di dunia yang menyediakan solusi untuk seluruh rantai industri kendaraan listrik.
Salah satu fokus utama BYD pada NEV terwujud melalui pabrik yang berada di Changzhou, China. Bagi BYD, pabrik merupakan pusat inovasi dan produksi dengan fasilitas terdepan untuk perakitan otomatis serta pusat riset dan pengembangan.
“Pabrik Changzhou adalah salah satu aset terpenting yang dimiliki BYD karena merupakan landasan komitmen keberlanjutan BYD. Dengan fasilitas yang mencakup pembuatan komponen hingga perakitan, pabrik ini memungkinkan kami untuk memproduksi NEV dengan kualitas tinggi dan biaya yang terjaga, sehingga kami dapat terus memimpin revolusi NEV global,” jelas Eagle.

Adapun pabrik Changzhou memiliki luas area 11.600m2 yang saat ini tengah memproduksi BYD Atto 3 dan BYD Seal ini, didirikan pada tahun 2019 dan pada tahun 2021 memulai produksi untuk kendaraan dengan e-platform. Terdiri dari empat area utama, yaitu stamping, welding, assembly, dan painting, pabrik ini menggunakan mesin yang didesain sendiri, sehingga berhasil mencapai efisiensi 50% lebih tinggi dibandingkan dengan pabrikan lain di China.
Kemampuan efisiensi yang tinggi untuk produksi massal NEV BYD telah mendapatkan pengakuan dari industri sekaligus berkontribusi terhadap perkembangan teknologi kendaraan energi baru. Efisiensi produksi salah satunya diterapkan dengan sistem otomatisasi hingga 95 persen dari total proses dalam kebutuhan tertentu.
Pada area stamping, sistem otomatisasi berperan untuk memproduksi panel body atau struktur badan mobil dan saat ini memiliki kemampuan untuk menghasilkan 1.200 unit mobil per hari dalam dua shift pengerjaan.
Pada area welding, terdapat teknologi laser welding yang merupakan teknologi advanced di mana tingkat kerapatan pengelasan rangka sudah hampir tidak terlihat.

“Dalam proses pengerjaannya sudah ada 477 tenaga robot dari 1.000 lebih unit robot yang ada di dalam pabrik,” ujarnya.
Kecanggihan lain yang juga diimplementasikan pada area welding adalah adanya teknologi robotic welding yang menghasilkan tingkat kerapatan pengelasan rangka dengan sangat mulus, bahkan hampir tidak terlihat. Hal ini menjadi salah satu faktor yang membuat Atto 3 mendapatkan NCAP (New Star Assessment Program) 5 star. Sementara itu pada area assembly, salah satu sistem otomatisasi diterapkan untuk menyamakan waktu penyatuan rangka mobil, platform, dan baterai secara bersamaan.
Masing-masing area tersebut juga memiliki tim riset dan pengembangan sendiri untuk melakukan berbagai pengecekan yang diperlukan, seperti pengecekan dan penelitian kesalahan atau kerusakan pada area stamping, pengecekan dengan sampel acak untuk melihat potensi kesalahan presisi pada area welding, dan pengecekan dengan sampel acak akan potensi kesalahan produksi pada area Assembly.
You must be logged in to post a comment Login