Apes dialami Rudi Sutrisno (50) dan calon istrinya. Saat boncengan naik kreta melintas di depan Pos Lantas Tanjung, calon pengantin tersebut dilempar oleh pria diduga kurang waras, Senin (1/2/21) sore.
Rudi dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis RS Siti Fatmawati, setiba di rumah sakit tersebut.
Menurut keterangan Kapolsek Tanjungmorawa, AKP Sawangin, Kamis (4/2/21) saatitu Rudi membonceng Dini Armayani. Setiba di lokasi kejadian mereka tiba-tiba dilempar batu bekas coran semen oleh pelaku.
“Batu itu mengenai bagian rusuk kiri Rudi,”jelas Kapolsek.
Menurut dia, korban sempat dibawa berobat ke klinik Pratama Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Kemudian dibawa pulang ke rumahnya. Malam harinya sekitar jam 21.30 WIB, Rudi syok dan kembali dilarikan ke rumah sakit. Setiba di RS Siti Fatmawati, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.
“Tersangka sudah diamankan, namun petugas kesulitan berkomunikasi dengannya. Bicaranya lari-lari (ngelantur). Kita tanya dia ketawa-ketawa. Namanya empat kali berubah saat kita tanya. Bisa dikatakan sakit mental,” jelas Kapolsek Sawangin. Menurutnya, Polisi akan berkonsultasi dengan ahli kejiwaan untuk mengetahui kondisi kejiwaan tersangka.(dra)
Dulu waktu ada kesurupan massal karyawan pabrik di cibitung, ada emak-emak kesurupan yg dibawa ke ambulan, disana ada komandan yang perintah anggota wanita untuk porotin celana emak-emak itu, waktu mau diporotin, tiba-tiba sadar sambil pegang celananya spy tidak diporotin
kemudian emak-emaknya ngaku kalau mereka dibayar untuk pura pura gila kesurupan oleh ketua serikat pekerja, ketuanya orang asal sumut juga 

You must be logged in to post a comment Login