Cerita di Balik Konferensi Meja Bundar Perjuangkan Kemerdekaan RI : e-Kompas.ID Nasional - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Cerita di Balik Konferensi Meja Bundar Perjuangkan Kemerdekaan RI : e-Kompas.ID Nasional

[ad_1]

Cerita di Balik Konferensi Meja Bundar Perjuangkan Kemerdekaan RI

Konferensi Meja Bundar (Foto: Dok Wikipedia)

JAKARTA – Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Belanda menjadi saksi sejarah bagi bangsa Indonesia. Sebab, usai Indonesia memproklamasikan kemerdekaan pada Agustus 1945, Belanda masih berupaya menguasai Indonesia.

Belanda gerilya melakukan diplomasi kendati akhirnya Indonesia merdeka seutuhnya. Setidaknya telah berlangsung tiga pertemuan tingkat tinggi yang digelar antara Belanda dan Indonesia, yakni perjanjian Linggarjati (1947), Perjanjian Renville (1948), Perjanjian Roem-Royen (1949) sebelum berlangsungnya Konferensi Meja Bundar.

Belanda berusaha menggagalkan kemerdekaan Indonesia. Belanda dan Indonesia kemudian mengadakan beberapa pertemuan untuk menyelesaikan masalah melalui cara diplomasi, lewat perundingan Linggarjati serta perjanjian Renville.

Pada 28 Januari 1949, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menyatakan resolusi yang mengancam serangan militer dari pihak Belanda kepada tentara Republik di Indonesia dan menuntut dipulihkannya pemerintah Republik.

Kelanjutan mengenai perundingan untuk menemukan penyelesaian yang damai antara dua belah pihak terus diserukan. Hingga diadakan Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Belanda pada 23 Agustus-2 November 1949.

 

Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari e-Kompas.ID hanya dengan satu akun di ORION, daftar sekarang dengan klik disini dan nantikan kejutan menarik lainnya

[ad_2]

Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Copyright © 2025 e-Kompas.ID