China Habiskan Rp655 Miliar Hanya untuk Bangun dan Pindahkan Patung Raksasa : e-Kompas.ID Economy - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

China Habiskan Rp655 Miliar Hanya untuk Bangun dan Pindahkan Patung Raksasa : e-Kompas.ID Economy



JAKARTA – Kota Jingzhou di China, kini tengah kerepotan merelokasi patung dewa prajurit, Guan Yu, yang sebelumnya menimbulkan banyak kontra dari pemerintah maupun masyarakat setempat.

Pasalnya, patung prajurit terkenal era Three Kingdoms setinggi 190 kaki ini dibangun di daerah yang melarang bangunan dengan tinggi di atas 78 kaki. Masyarakat setempat juga menolak berwisata ke sekitar patung karena menganggapnya merusak penampilan sejarah dan budaya Jingzhou.

“Penduduk lokal Jingzhou tidak pergi ke sana (monumen Guan Yu),” kata penduduk setempat kepada media lokal Sina News, Senin (13/8/2021).

Baca Juga: 6 Rumah Termahal di Dunia, Nomor 1 Harganya Rp41,9 Triliun

Sementara, pemerintah sekitar menganggap monumen kolosal itu merusak lanskap Jingzhou. Dengan berbagai tanggapan yang diterima, Kementerian Perumahan dan Pembangunan Perkotaan-Pedesaan Jingzhou memilih untuk memindahkan patung itu mulai Desember lalu.

Monumen Guan Yu menelan biaya sekitar USD26 juta (Rp370.7 miliar) dalam pembangunannya pada 2016. Kini, pemerintah perlu menyisihkan sekitar Rp285 miliar untuk merelokasikannya ke daerah yang berjarak lima mil dari lokasi sekarang.

Baca Juga: Tantangan Industri Properti di Tengah Pandemi, Tingkat Suku Bunga KPR Jadi Batu Sandungan

Besaran biaya ini memicu protes dari para pejabat antikorupsi di China. Mereka pun menyerukan pengawasan ketat terhadap proyek besar patung Guan Yu.

“Ini adalah pemborosan lebih dari 300 juta yuan (Rp655.8 miliar). Pertama, (patung) itu dibangun secara ilegal, dan kemudian dipindahkan,” kata pejabat setempat di Hubei, China Tengah dilansir dari Insider.

Pejabat setempat menilai pembangunan patung ilegal karena terlewat dari peraturan yang melarang bangunan tinggi. Sementara, biaya yang diperlukan untuk memindahkannya juga sangat besar.

Saat ini, beredar unggahan di platform media sosial China, Weibo, tentang patung Guan Yu yang “dipenggal” dan dipindahkan secara bertahap. Monumen itu pun rencananya direlokasikan ke Dianjiangtai, kawasan wisata yang kurang mencolok di China.

Menurut South China Morning Post, monumen Guan Yu disebut-sebut sebagai patung perunggu jendral terbesar dunia sejak dibangun 5 tahun lalu. Patung ini pun bergabung dengan berbagai patung besar lainnya di China, seperti patung Buddha atau dewi raksasa.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *