Daftar 3 Negara dengan Aktivitas Seks Rendah, Alasan Lelah hingga Sibuk : e-Kompas.ID News - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Daftar 3 Negara dengan Aktivitas Seks Rendah, Alasan Lelah hingga Sibuk : e-Kompas.ID News



JAKARTA – Aktivitas seksual atau hubungan seksual merupakan hal penting bagi pasangan. Hubungan seksual yang baik bisa membuat pernikahan menjadi lebihs ehat dan bahagia. Namun, apa jadinya jika penduduk di sebuah negara ternyata memiliki aktivitas seksual yang sangat rendah? Hal ini sudah pasti akan berujung pada tingkat kelahiran yang juga rendah. Berikut daftar negara dengan aktivitas seksual yang rendah diolah dari berbagai sumber.

1. Amerika Serikat (AS)

Masyarakat Negeri Paman Sam ini juga memiliki kecenderungan yang rendah dalam berhubungan seksual. Washington Post menyebut, hanya 23% masyarakat AS yang melakukan aktivitas seksual per minggu. Data itu diambil pada tahun 2018. Tahun 2018 memang dianggap sebagai rekor di mana masyarakat yang melakukan aktivitas seks sangat rendah .Salah satu faktor yang menyebabkan hal ini adalah masyarakat muda AS yang berusia sekitar 20 tahunan banyak yang tidak memiliki pasangan. Dalam situasi ini, aktivitas seksual nihil dilakukan.

Baca juga: 10 Negara yang Warganya Paling Rajin Berhubungan Intim, Mana Saja? 

2. Singapura

Satu lagi negara dengan aktivitas seks rendah adalah Singapura. Menurut data yang terdapat dalam laman resmi Departemen Statistik Singapura, tingkat fertililitas atau kesuburan dari wanita Singapura hanya 1,10 per wanita di tahun 2020. Angka ini jauh berkurang jika dibandingkan dengan tahun 2012 yang mencapai 1,29 per wanita per tahun. Hal ini berarti, keinginan atau gairah seks penduduknya sangat rendah. Bahkan, pemerintah Singapura menggelontorkan dana sekitar 1,6 miliar dollar AS demi sebuah program untuk mendorong agar lebih banyak lagi penduduknya yang melakukan aktivitas seksual.

Baca juga: Sipir Wanita Ini Berhubungan Intim dengan Mafia yang Ditakuti di Penjara2. Jepang


3. Jepang

Jepang menjadi negara pertama yang penduduknya memiliki aktivitas seks sangat rendah. Melansir the Oriental Economist, warga Jepang pada umumnya melakukan kegiatan seksual sebanyak 45 kali per tahun. Sementara itu, hanya 24% yang mengaku senang dengan aktivitasnya itu. Sebuah survei yang dilakukan pada 2011 juga menunjukkan bahwa penduduk Jepang tidak memiliki kesenangan terhadap kegiatan seksual. Hal inilah yang menjadi salah satu faktor angka kelahiran di negara tersebut sangat rendah. Sementara itu, The Guardian menyebut bahwa lebih dari 30% pria di Jepang mengaku sudah cukup lelah dan sibuk bekerja. Akibatnya, mereka tidak memiliki tendensi berlebih untuk melakukan kegiatan seks.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *