Di Depan Jokowi, Eks-Satpam Cerita Jadi Surpervisor Berkat Kartu Prakerja : e-Kompas.ID Economy - e-Kompas.ID
Connect with us

Bisnis

Di Depan Jokowi, Eks-Satpam Cerita Jadi Surpervisor Berkat Kartu Prakerja : e-Kompas.ID Economy

[ad_1]

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa semua masyarakat bisa mengikuti program kartu prakerja. Meskipun saat ini prioritas yang diutamakan adalah yang terkena dampak pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Siang hari ini saya ingin mendengar bagaimana lompatan dari karena adanya apa program kartu prakerja. Ini sebetulnya program untuk semua, semuanya boleh. Yang lulus SMA, lulus SMK silakan, yang lulus Perguruan Tinggi silakan, yang drop out juga silakan, yang PHK silakan,” kata Jokowi saat Pengarahan Presiden RI kepada Penerima Kartu Pra Kerja Tahun 2020-2021 secara virtual, Rabu (17/3/2021).

 Baca juga: Di Depan Peserta Kartu Prakerja, Jokowi: Saya Usaha dari Nol Diawali Pelatihan

“Tapi yang prioritas saat ini memang yang diberi prioritas yang diutamakan yang terkena pemutusan hubungan kerja. Tapi sebetulnya ini untuk siapapun,” tambah Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menceritakan penerima kartu prakerja Stevenly Rio Loginsi yang dulunya berprofesi sebagai Satpam di Manado yang terdampak PHK. Kemudian menjadi supervisor setelah diterima menjadi peserta program kartu prakerja dan mengikuti pelatihan desain grafis dan pemasaran produk lewat media sosial.

“Dan hari ini, saya sangat tertarik sekali yang di Manado. Bapak Stevenly, dulu satpam, kemudian di PHK, dan kemudian menjadi supervisor? Benar? Dan mengambil pelatihan desain grafis dan pemasaran produk lewat media sosial,” ungkap Jokowi.

 Baca juga:

“Saya buka pelatihan maksud nya untuk buka usaha karena umur saya kan sudah 41 tahun waktu itu, agak susah cari kerja. Terus saya ambil yang marketing optimasi dulu, karena itu untuk memasarkan produk lewat online,” ungkap Rio.

Di saat yang bersamaan, kata Rio, ada penerimaan perusahaan operator seluler. “Saya iseng-iseng Pak, daftar turut serta kan sertifikat itu, yang dari kartu pekerja. Saya dipanggil, diwawancarai oleh general manager, terus ditawari untuk jadi karyawan di bagian pemasangan poster, untuk produk. Terus saya iyakan aja pak,” katanya.

Rio mengatakan menurut perusahaan bahwa dirinya mampu untuk bekerja di perusahaan itu, karena ada sertifikat kartu pra kerja. “Jadi kartu pra kerja cocok. Yang lebih kaget lagi, setelah saya mengalami pekerjaan selama 3 bulan karena mungkin kinerja saya, saya diangkat jadi supervisor. Dan saya mengambil pelatihan lagi untuk mengasah keterampilan saya, memasarkan produk lewat internet Pak dan ada desain grafis juga yang menunjang pekerjaan saya.”

Mendengar hal itu, Jokowi berpesan bahwa jangan berhenti untuk belajar, meningkatkan skill dan kemampuan keterampilan. “Jangan berhenti untuk belajar, jangan berhenti untuk meningkatkan skill, meningkatkan keterampilan kita. Karena kita ini kejar-kejaran dengan perubahan,” tegasnya.

[ad_2]

Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Copyright © 2025 e-Kompas.ID