BANDA ACEH – Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Aceh Besar, H Abrar Zym menyatakan berbagai kisah dan aktivitas di masa pandemi hasil karya siswa madrasah ibtidaiyah (MI) di kabupaten itu telah dicetak dan diterbitkan oleh penerbit nasional.
“Lahirnya berbagai karya tulis dari siswa madrasah patut didukung dan diberikan apresiasi, apalagi di tengah kondisi pandemi Covid-19 dengan suasana belajar yang belum normal,” katanya di MI Negeri Tungkop Aceh Besar.
Baca juga: 2.666 Madrasah Bakal Diguyur Anggaran Bantuan Afirmasi Rp399,9 Miliar
Ia menjelaskan, di tengah kondisi Covid-19 para siswa madrasah ibtidaiyah di Aceh Besar telah mampu menumbuhkan semangat literasi yang luar biasa dan hal tersebut patut di ikuti oleh siswa madrasah lainnya, tidak hanya pada jenjang MI tetapi siswa MTs dan MA juga mampu melahirkan karya dan inovasinya.
Menurut dia, di tengah masa pandemi Covid-19 metode belajar dengan menggunakan model interaktif berbasis internet atau di kenal dengan belajar daring (dalam jaringan) di mana sejumlah siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Aceh Besar melaksanakan program literasi dengan menulis.
Baca juga: Akademi Madrasah Digital 2021, Sebanyak 100 Peserta Dilatih Menguasai IT
Abrar Zym yang didampingi Kasubbag Tata Usaha H Khalid Wardana mengatakan beberapa karya siswa MIN 20 Tungkob Aceh Besar yaitu Kisah di masa pandemi di tulis 22 siswa dan buku Diari Liburanku karya 24 siswa Madrasah Ibtidaiyah se-Indonesia.


You must be logged in to post a comment Login