Dokumen Tes Covid-19 Kedaluwarsa, Sepasang Turis Ditolak Naik Pesawat : e-Kompas.ID Travel - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Dokumen Tes Covid-19 Kedaluwarsa, Sepasang Turis Ditolak Naik Pesawat : e-Kompas.ID Travel



DUA orang pelancong yakni Jayne Nicholls dan Alexander Doory ditolak naik pesawat maskapai EasyJet tujuan Naples dari Bandara Luton, Inggris. Pasangan asal Kirby Muxloe di Leicestershire itu diberitahu bahwa hasil tes Covid-19 mereka tidak dapat dikenali.

“Kami tes kecocokan untuk terbang pada pukul 08.02 di Colington’s di East Midlands. Kami pikir kami sudah siap sampai mereka bertanya dari mana kami dan ke mana kami akan terbang,” kata Nicholls.

“Namun, ketika kami tiba di gerbang, kami melihat seorang anak muda di depan kami sebelum kami berbalik. Dia tampak sangat panik. Kami tidak tahu apa yang salah karena dia hanya bisa berkomunikasi dalam bahasa Italia,” sambungnya.

Pria (55) dan pasangannya diberitahu bahwa keputusan itu berarti menunjukkan hasil tes harus valid 48 jam sebelum mereka tiba di Italia, bukan 48 jam sebelum waktu keberangkatan mereka.

Penerbangan itu dijadwalkan berangkat pukul 06.10 dan tiba pukul 08.40 di Inggris, membuat keduanya terlambat 40 menit untuk memenuhi persyaratan kebijakan.

Baca juga: Aksi Pramugari Menenangkan Bayi yang Menangis di Pesawat Tuai Pujian

“Seluruh situasi membingungkan. Itu harus dinamai cocok tanah. Bagian terburuknya adalah itu tidak logis atau adil,” kata Nicholls.

“Beberapa penumpang diizinkan tenggang waktu 30 menit, tetapi kami masih terlambat 10 menit dan ditolak. Tidak jelas bagi saya. Kami kehilangan uang untuk parkir mobil di bandara, harus membeli penerbangan baru, tes Covid-19. Saya orang kuat yang tidak mudah stres, tetapi situasinya benar-benar mendorong saya bersabar,” tambahnya.

“Tidak ada permintaan maaf; kami tidak diizinkan untuk mengajukan pertanyaan, dan tidak ada yang mau membantu kami atau menjawab pertanyaan kami,” keluh Nicholls.

Namun, maskapai mengatakan persyaratan itu diberlakukan oleh pemerintah Italia dan penumpang diminta untuk meneliti persyaratan terkait Covid-19 negara tujuan sebelum penerbangan mereka.

“Pelancong yang bepergian dari Inggris, otoritas Italia memerlukan hasil tes Covid-19 negatif dalam waktu 48 jam setelah kedatangan, yang sayangnya tidak dimiliki oleh penumpang,” kata juru bicara EasyJet.

“Seperti maskapai penerbangan lain, EasyJet diwajibkan mematuhi persyaratan otoritas setempat di semua tujuan kami beroperasi. Sayangnya, karena penumpang tidak dapat memberikan hasil tes negatif dalam jangka waktu yang ditentukan oleh otoritas Italia, mereka tidak dapat melakukan perjalanan,” tambahnya.

Karena kebijakan Pemerintah yang berubah dengan cepat, kompleks, dan luas terkait pembatasan yang berlaku di seluruh Eropa, Jubir EasyJet mengingatkan penumpang tentang pentingnya memeriksa persyaratan perjalanan lokal saat ini sebelum penerbangan mereka melalui email dan di EasyJet.com.

Hub (perangkat) tempat mereka juga dapat menemukan akses ke tautan situs web pemerintah dan informasi perjalanan terkini. Keselamatan dan kesejahteraan klien serta kru kami adalah prioritas utama,” tandasnya.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *