Duh! Lumba-Lumba Mati Membusuk di Pantai Sarangtiung, Diduga Terjerat Jaring Nelayan : e-Kompas.ID Travel - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Duh! Lumba-Lumba Mati Membusuk di Pantai Sarangtiung, Diduga Terjerat Jaring Nelayan : e-Kompas.ID Travel

[ad_1]

SEEKOR lumba-lumba yang diduga berjenis irrawaddy dolphin, mati terdampar di pesisir pantai di RT. 03 Desa Sarangtiung, Kecamatan Pulau Laut Sigam Kotabaru, Kalimantan Selatan.

“Lumba-lumba mati pertama kali ditemukan oleh Sahabat Laut yang sedang beraktivitas membersihkan pantai,” kata salah seorang nelayan, Supu di Kotabaru, menukil ANTARA.

Menurut dia, lumba-lumba ditemukan tidak jauh dari bibir pantai oleh para pembersih pantai yang tergabung dalam kelompok Sahabat Laut binaan PT Arutmin Indonesia NPLCT.

Ia juga menjelaskan, lumba lumba tersebut berukuran panjang kurang lebih dua meter dalam keadaan mati dan membusuk dan tidak ditemukan luka pada lumba-lumba tersebut.

Infografis Wisata Bawah Laut Indonesia

Sementara itu, Spv CDEA PT Arutmin NPLCT Indonesia Yogi Swara Putra Mendra menyayangkan kematian lumba lumba tersebut, karena pihaknya bersama Sahabat Laut gencar mengembangkan wisata bahari bersama UMKM desa setempat.

Ia menduga, kematian lumba lumba tersebut terkena jaring nelayan.

“Kami sangat menyayangkan hal itu, sebelumnya kami sudah melakukan sosialisasi kepada nelayan agar turut melestarikan hewan tersebut sebagai bagian dari pengembangan wisata di Kampung Nelayan,” kata Yogi.


Follow Berita e-Kompas.ID di Google News

Selain lumba lumba, Lanjut Yogi, di kawasan Kampung Nelayan juga ditemukan penyu sisik dan hiu paus yang akan dikembangkan termasuk bagian wisata bagang yang dikelola Pemuda Sahabat Laut.

Ketua Pokdarwis Pesona Mandiri, Bahtiar mengemukakan Kampung Nelayan dipersiapkan sejak 2019 dengan membentuk kelompok Pemuda Sahabat Laut Desa Sarangtiung.

“Di sini memiliki sarana edukasi wisata bahari, maka digagas kelompok tersebut,” kata Bahtiar.

Infografis Pantai Cantik di Tulungagung

Bahtiar menyebutkan, kelompok pemuda sahabat laut memiliki kegiatan kepariwisataan sebagai upaya menarik para pengunjung berupa sarana edukasi konservasi terumbu karang, pembuatan perahu, wisata bangang, wisata bawah laut hingga tempat penginapan yang dilengkapi dengan kafe dengan pemandangan tepi pantai yang akan memanjakan para pengunjung.

“Wisata Kampung Nelayan dikelola oleh 16 orang pemuda warga pesisir yang berlokasi di RT. 03 Desa Sarang Tiung Kecamatan Pulau Laut Sigam,” tutur Bahtiar.

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis e-Kompas.ID.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

[ad_2]

Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Copyright © 2025 e-Kompas.ID