SEEKOR lumba-lumba yang diduga berjenis irrawaddy dolphin, mati terdampar di pesisir pantai di RT. 03 Desa Sarangtiung, Kecamatan Pulau Laut Sigam Kotabaru, Kalimantan Selatan.
“Lumba-lumba mati pertama kali ditemukan oleh Sahabat Laut yang sedang beraktivitas membersihkan pantai,” kata salah seorang nelayan, Supu di Kotabaru, menukil ANTARA.
Menurut dia, lumba-lumba ditemukan tidak jauh dari bibir pantai oleh para pembersih pantai yang tergabung dalam kelompok Sahabat Laut binaan PT Arutmin Indonesia NPLCT.
Ia juga menjelaskan, lumba lumba tersebut berukuran panjang kurang lebih dua meter dalam keadaan mati dan membusuk dan tidak ditemukan luka pada lumba-lumba tersebut.
Sementara itu, Spv CDEA PT Arutmin NPLCT Indonesia Yogi Swara Putra Mendra menyayangkan kematian lumba lumba tersebut, karena pihaknya bersama Sahabat Laut gencar mengembangkan wisata bahari bersama UMKM desa setempat.
Ia menduga, kematian lumba lumba tersebut terkena jaring nelayan.
“Kami sangat menyayangkan hal itu, sebelumnya kami sudah melakukan sosialisasi kepada nelayan agar turut melestarikan hewan tersebut sebagai bagian dari pengembangan wisata di Kampung Nelayan,” kata Yogi.
Follow Berita e-Kompas.ID di Google News
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis e-Kompas.ID.com tidak terlibat dalam materi konten ini.



You must be logged in to post a comment Login