Ekonomi RI Bisa Tumbuh 7% dengan Infrastruktur Digital : e-Kompas.ID Economy - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Ekonomi RI Bisa Tumbuh 7% dengan Infrastruktur Digital : e-Kompas.ID Economy

[ad_1]

JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi nasional bisa tembus 7% pada 2030. Asumsi pertumbuhan ini didorong ekonomi digital di Tanah Air.

Adapun nilai ekonomi digital Indonesia diprediksi menyentuh angka Rp4.800 triliun pada 2030 mendatang, jika pemerintah konsisten membangun ekosistem digital di dalam negeri.

Menurutnya, penting bagi Indonesia untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur digital saat ini. Sehingga, target pertumbuhan ekonomi di level 7 persen bisa terealisasikan.

“Penting bagi Indonesia untuk membangun infrastruktur digital dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 7% di 2030,” ungkap Erick melalui akun Instagramnya, dikutip Jumat (4/1/2024).

Dia memastikan transformasi digital mampu berkontribusi besar terhadap kemajuan suatu negara. Digitalisasi di China misalnya, dipandang mampu menurunkan angka kemiskinan hingga 5%.

Contoh lain, lanjut Erick, pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) per kapita di Estonia yang naik 10 kali lipat, lantaran transformasi digital.

“Transformasi digital terbukti memberikan banyak dampak positif bagi suatu negara. Seperti di Tiongkok, angka kemiskinan turun sebesar 5 persen. Contoh lain, pertumbuhan PDB perkapita Estonia naik 10 kali lipat,” bebernya.

Penguatan infrastruktur digital memang menjadi fokus pemerintah saat ini. Baru-baru ini Kementerian BUMN dan Kementerian Investasi Uni Emirat Arab (UAE) menjalin kerja sama investasi pengembangan ekonomi digital di Indonesia, khususnya infrastruktur digital yang berfokus pada pusat data di Indonesia.


Follow Berita e-Kompas.ID di Google News

Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari e-Kompas.ID hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

Dari penjajakan itu, nantinya Indonesia melalui perusahaan pelat merah dan otoritas UEA akan membangun pusat data di Tanah Air dengan kapasitas sebesar 1.000 MW.

Kolaborasi tersebut sudah diawali penandatanganan MoU yang dilakukan langsung Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Menteri Investasi UAE, Mohamed Hassan Al Suwaidi, Sabtu 9 Desember 2023.

“Hari ini saya menandatangani MoU dengan Menteri Investasi UAE, Mohamed Hassan Al Suwaidi, Kami sepakat melakukan kerja sama dan investasi untuk mengembangkan ekonomi digital antara pemerintah UAE dan juga BUMN,” ucap Erick.

[ad_2]

Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Copyright © 2025 e-Kompas.ID