Fakta-Fakta Aliran Kali di Bekasi Penuh Sampah, Mengular Sepanjang 250 Meter : e-Kompas.ID Megapolitan - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Fakta-Fakta Aliran Kali di Bekasi Penuh Sampah, Mengular Sepanjang 250 Meter : e-Kompas.ID Megapolitan



BEKASI – Pengelolaan sampah di berbagai daerah di Indonesia memang masih belum memadai. Kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan pun masih kurang.

Salah satu dampaknya, kali dan sungai jadi sasaran pembuangan sampah hingga menumpuk dan penuh sesak. Kejadian paling baru yang terkekspos adalah tertutupnya Kali Busa di Kabupaten Bekasi oleh sampah.

Berikut sejumlah faktanya:

1. Menyumbat Aliran Kali Busa

Hamparan lautan sampah menyumbat saluran irigasi di Desa Satri Mekar, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Akibatnya, aliran Kali Busa tercemar dan sudah tidak layak komsumsi.

Sampah-sampah tersebut didominasi bekas plastik, perabot rumah tangga dan kayu-kayu yang tersangkut di bawah jembatan.

2. Mengular Sepanjang 250 Meter

Sampah-sampah diperkirakan memenuhi aliran sungai hingga sepanjang 250 meter. Banyaknya sampah menyebabkan permukaan air di aliran irigasi tak terlihat.

Tak hanya hamparan sampah saja yang kondisinya memprihatinkan di aliran Kali Busa tersebut, jembatan tepat di bawah lautan sampah tersebut nyaris runtuh. Jembatan terlihat retak hingga terbelah setengah di kedua sisinya. Meski jembatan masih berdiri, namun rusaknya akses di tengah lahan persawahan itu membuat warga khawatir untuk melintas.

Jembatan terlihat masih berdiri dengan sampah yang menyangkut tepat di bagian bawahnya. Sementara itu, hamparan sampah tak terlihat di sisi sebelahnya. Air terlihat menghitam meski sampah-sampah tak terbawa aliran di bawah jembatan tersebut. 

3. Bau Menyengat

Bau busuk menyengat bahkan tercium dari jarak 500 meter sebelum tiba di titik tumpukan sampah yang mengular tersebut. Warga sekitar terganggu dengan kondisi tersebut.

”Sampah-sampah ini sudah terlihat sejak 2018 lalu,” kata Lukman (56) warga Perumahan Griya Tambun.

Meski rumahnya berjarak sekira 500 meter dari titik tumpukan sampah, namun bau busuk menyengat tercium saat siang hari. Sungai irigasi di daerahnya merupakan aliran dari Kali Busa yang mengalir di kawasan Tambun Selatan. Diperkirakan sampah-sampah tersebut merupakan kiriman dari daerah lain karena terbawa arus sungai hingga bertahun-tahun tersangkut di titik tersebut.

4. Harapan Warga

Seorang petani bernama Dedi (54) mengharapkan pemerintah bisa mengangkut sampah-sampah di aliran Kali Busa. Pasalnya, Kali Busa merupakan sumber pengairan utama persawahan di sekitar lokasi.

“Maunya sih dibersihin ya, kan air ini bau, berpengaruh pada kualitas padi, makanya harus segera dibersihkan,” harapnya.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *