Connect with us

Nasional

Florentino Perez: ESL Dibingkai Sebagai Penjahat oleh UEFA


Berita Sepak Bola: Presiden Real Madrid, Florentino Perez, membantah segala tuduhan UEFA yang diarahkan kepada European Super League adalah untuk memanipulasi publik agar mereka menolak ESL.

Sejak pembentukannya pada akhir pekan lalu, para penggemar sepak bola di seluruh dunia banyak yang mengecam European Super League, yang dituduh bakal merusak masa depan sepak bola.

UEFA, bersama presiden Aleksander Ceferin, yang terdepan dalam melancarkan kecaman-kecaman serta berbagai ancaman kepada 12 klub penggagas, hingga delapan di antaranya mengajukan pengunduran dirinya.

Florentino Perez, yang dipilih sebagai presiden ESL, telah muncul ke publik dalam banyak kesempatan untuk menjelaskan bahwa liga ini dibuat dengan tujuan menyelamatkan sepak bola.

UEFA diklaim telah banyak melakukan manipulasi, termasuk menyebut bahwa ESL melawan liga domestik dan akan menjadi liga ekslusif yang tidak mengindahkan meritokrasi keolahragaan.

“Tidak ada satu pun argumen yang benar, namun seperti segalanya, hal-hal seperti ini dimanipulasi,” kata Perez dalam wawancaranya dengan Diario AS.

“Itu bukanlah rencana yang akan menutup klub lain untuk bergabung, dan didesain untuk merugikan liga lain. Proyek Super League merpakan solusi terbaik, dan dibuat untuk membantu sepak bola keluar dari krisis.”

Perez kembali menekankan bahwa pandemi virus corona telah merusak tatanan sepak bola Eropa, terutama dalam hal finansial.

“Sepak bola sangat terdampak karena ekonominya dihancurkan dan harus beradaptasi dengan era baru masa kini. Super League tidak melawan kompetisi domestik dan tujuannya adalah untuk menjamin lebih banyak uang untuk semua lapis sepak bola,” lanjut sang presiden Real Madrid.

“Konsepnya adalah untuk membuat pertandingan menjadi lebih menarik. Tidak ada solusi yang diberikan oleh UEFA karena yang ditawarkan bukanlah peningkatan dari model yang telah ada sekarang. Juga, kami tidak bisa menunggu hingga tahun 2024. Namun tiba-tiba, kami [dibingkai seakan] telah melakukan sesuatu yang sangat buruk.”

Artikel Tag: Florentino Perez, European Super League, UEFA, Real Madrid





Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *