Gaji Cepat Habis? Coba Kelola Keuangan Pakai Cara Ini Yuk! : e-Kompas.ID Economy - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Gaji Cepat Habis? Coba Kelola Keuangan Pakai Cara Ini Yuk! : e-Kompas.ID Economy

[ad_1]

JAKARTA – Tidak semua orang bisa mengelola keuangan dengan baik. Jika tidak dikelola dengan baik, arun uang masuk dan keluar tidak akan terkontrol. Bisa-bisa gaji cepat habis padahal masih pertengahan bulan. Supaya penghasilan memiliki nilai investasi, baiknya mengelola keuangan dengan terperinci. Hal ini berguna supaya lebih terjaga dalam menggunakan uang sehari-hari.

Dilansir dari situs OCBC NISP, untuk memudahkan seseorang mengelola keuangannya, dapat menggunakan strategi 50 – 30 – 20. Artinya, penghasilan dibagi menjadi tiga kategori, yaitu untuk kebutuhan, keinginan, tabungan.

Baca Juga: Selalu Gagal Menabung, Mungkin Ini Sebabnya

1. 50% untuk Kebutuhan

Setiap penghasilan rutin yang diterima, pisahkan 50% untuk kebutuhan inti (needs). Jika penghasilanmu sebulan Rp 7,5 juta, kurang lebih sebesar Rp 3,75 juta harus mencukupi untuk biaya transportasi per bulan, sewa tempat tinggal, kebutuhan kesehatan, dan biaya cicilan. Jika dana tersebut tidak cukup, artinya harus ada yang dikurangi yang sifatnya konsumtif, misalnya tidak perlu mencicil sesuatu untuk saat ini.

Baca Juga:

3. 20% untuk Tabungan/Investasi

Sisihkan uang dari penghasilan mu sebesar 20% untuk investasi (savings), kurang lebih sebesar Rp 1,5 juta. Tabungan ini untuk persiapan dana pensiun, dana darurat, dan investasi yang memang bersifat jangka panjang.

Karena memang tujuannya untuk jangka panjang, maka sebaiknya mencari investasi yang tidak tergerus inflasi dan bertumbuh, misalnya reksa dana saham. Belum telat kok untuk memulai investasi. Berinvestasi pada reksa dana saham pun tidak harus dengan nominal besar, bahkan bisa dimulai dengan minimum Rp20 ribu.

Demikian tips mengelola keuangan dengan metode 50 – 30 – 20. Perlu diingat bahwasannya financially fit itu mulai dari meningkatkan pemahaman dasar, memperbaiki kebiasaan manajemen keuangan yang salah dan meluruskan mindset terkait finansial yang keliru. Sehingga, dengan begitu dapat mengambil keputusan keuangan yang tepat.

[ad_2]

Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Copyright © 2025 e-Kompas.ID