Impor Gandum Tinggi Gara-gara Masyarakat Hobi Makan Mi Instan - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Impor Gandum Tinggi Gara-gara Masyarakat Hobi Makan Mi Instan

[ad_1]

https://www.kaskus.co.id/thread/605199c65b565a792543cf03/impor-gandum-tinggi-gara-gara-masyarakat-hobi-makan-mi-instan

Jakarta, CNN Indonesia —

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menyebut kegemaran masyarakat Indonesia terhadap mi instan membuat impor gandum tinggi dan turut membebani neraca perdagangan.

Hal ini juga menjadi tantangan pemerintah untuk melakukan diversifikasi pangan dan meningkatkan produksi bahan baku mi instan yang dapat dapat menjadi substitusi gandum.

“Mengenai impor pangan bisa dilihat bahwa diversifikasi kita perlu ‘diluruskan’ karena ketergantungan kita pada gandum terutama mi instan sangat tinggi,” ucapnya dalam rapat bersama Badan Legislasi (Baleg) DPR, Selasa (16/3).

Lihat juga: Penyebab RI Impor Garam Meski Punya Garis Pantai Terpanjang

Berdasarkan catatan BPS, impor gandum dan meslin rata-rata berada di atas US$2,5 milar tiap tahunnya.

Pada 2018, misalnya, nilai impor gandum Indonesia mencapai US$2,56 miliar dan meningkat jadi US$2,79 miliar pada 2019. Kemudian, pada 2020 nilainya menjadi US$2,6 miliar. “Jadi impor kita 2,6 miliar untuk gandum,” imbuhnya.

Tak hanya gandum, ia juga menyoroti impor kedelai, garam dan jagung yang cukup besar. Pada 2018, impor kedelai mencapai US$1,1 miliar. Lalu, pada 2019 dan 2020 mencapai US$1 miliar.
Lihat juga: Impor Beras Diklaim Strategi Lawan Mafia

Sementara impor garam pada 2018 mencapai US$90 juta dan meningkat pada 2019 menjadi US$95 juta, meskipun pada 2020 nilainya turun menjadi US$94 juta.

Terakhir, impor jagung yang mencapai US$159 juta pada 2018, US$212 juta pada 2019 dan US$172,6 juta pada 2020. “Jadi, memang ini harus benar-benar menjadi perhatian,” pungkas Suhariyanto.

news

Impor gandum karena masyarakat gemar makan mie instan
Berarti kita impor beras karena masyarakat juga gemar makan beras ya pak emoticon-Ngakak (S)

profile-picture

Jalan Cinta memberi reputasi



[ad_2]

Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Copyright © 2025 e-Kompas.ID