Ini Calon Lawan Kuat Indonesia di Piala Thomas 2022 Versi Hariyanto Arbi : e-Kompas.ID Sports - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Ini Calon Lawan Kuat Indonesia di Piala Thomas 2022 Versi Hariyanto Arbi : e-Kompas.ID Sports


TIM bulu tangkis Indonesia berhasil membawa pulang Piala Thomas setelah 19 tahun absen tak pernah memenangkan turnamen tersebut. Selanjutnya tugas berat tim bulu tangkis Indonesia adalah mempertahankan gelar Piala Thomas tersebut, yang mana kompetisi itu akan kembali digelar pada 2022 mendatang di Thailand.

Tentunya karena jarak yang hanya setahun saja dari Piala Thomas 2020 yang digelar pertengahan Oktober 2021 kemarin, maka dapat dikatakan susunan pemain tim-tim peserta tidak akan terlalu jauh berbeda. Lantas bagaimana peluang Indonesia dalam memenangkan Piala Thomas 2022?

Untuk menjawab itu, legenda bulu tangkis Indonesia, Hariyanto Arbi mencoba memberikan pendapatnya. Menurut pria yang memiliki julukan smash 100 watt itu, Indonesia masih akan mendapatkan perlawanan yang sulit dari tim-tim unggulan seperti China, Jepang, dan Denmark.

Baca Juga: Hariyanto Arbi sang Juara Dunia Bulu Tangkis Pemilik Smash 100 Watt, Begini Kehidupannya Sekarang

Hariyanto Arbi bersama Kevin dan Ahsan

Malahan Hariyanto Arbi melihat Taiwan bisa menjadi kekuatan baru di Piala Thomas. Sebab menurut pria kelahiran 21 Januari 1972 di Kudus, Jawa Tengah tersebut, ganda putra dan tunggal putra Taiwan semakin berkembang.

Andai Taiwan dapat memperkuat kekuatan mereka di dua sektor tersebut selama kurun waktu setahun ini, maka Hariyanto Arbi percaya negara itu bisa menjadi unggulan baru. Tentu jika Taiwan makin kuat, maka semakin banyak saingan Indonesia dalam menjuarai Piala Thomas 2020.

“Masih sama seperti tahun ini. China, Jepang dan Denmark. Taiwan juga perlahan naik. Gandanya cukup kuat, dan tunggalnya juga merata,” kata Hariyanto Arbi dalam program Special Dialogue e-Kompas.ID, Rabu (27/10/2021).

Selain menyoroti Taiwan, Hariyanto Arbi juga melihat ada potensi kebangkitan dari China di Piala Thomas 2022. Pasalnya pada Piala Thomas 2020 yang dimenangkan Indonesia, China datang dengan kekuatan yang kurang maksimal.

Andai di Piala Thomas 2022 China memanggil Chen Long dan ganda putra terbaik mereka, yakni Li Junhui/Liu Yuchen, maka ada potensi tim tersebut bisa menjadi lawan yang berat untuk Indonesia. Sebab kekurangan China di Piala Thomas 2020 adalah kehilangan sosok yang berpengalaman di sektor tunggal dan ganda putra.

Kendati begitu, Hariyanto Arbi percaya bahwa dalam turnamen beregu seperti Piala Thomas, satu pertandingan bisa memotivasi rekan lain atau bahkan menjatuhkan karena dibuat tegang. Hal itu membuatnya merasa kehadiran Chen Long dan Li/Liu belum tentu langsung bisa membuat China tampil kuat.

Tim Bulu Tangkis Indonesia. (Foto: Badminton Photo)

Hariyanto Arbi lebih percaya Indonesia tetap memiliki kans untuk mempertahankan gelar Piala Thomas pada tahun depan. Namun, itu tidak akan mudah karena ada China, Jepang, Denmark, dan bahkan Taiwan yang siap menjegalnya.

“Apa pun bisa terjadi. 1 partai di Piala Thomas bisa memotivasi tim atau malah membuat tegang. Jadi kemungkinannya masih berimbang. Tidak hanya untuk China, tapi juga Jepang, Denmark, dan Taiwan,” tambah Hariyanto Arbi.

Piala Thomas dan Uber 2022 yang berlangsung di Thailand direncanakan bergulir pada 17-22 Mei 2022. Masih ada waktu bagi setiap tim, termasuk Indonesia untuk mengembangkan diri.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *