Ini Kesalahan Paling Sering Dilakukan ketika Membuat Kue Nastar : e-Kompas.ID Lifestyle - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Ini Kesalahan Paling Sering Dilakukan ketika Membuat Kue Nastar : e-Kompas.ID Lifestyle

[ad_1]

LEBARAN biasanya identik dengan berbagai kudapan khas berupa kue kering. Salah satu yang paling populer dan jadi favorit masyarakat Indonesia adalah nastar.

Nastar terkenal dengan isian berupa selai nanas. Namun, untuk membuat kue kering satu ini terbilang susah-susah gampang. Bahkan, banyak yang kerap gagal ketika mencoba membuat kue nastar sendiri di rumah. Lantas, apa ya kesalahan yang paling sering dilakukan saat membuat nastar?

Menurut Chef Martin Praja, salah satu kesalahan umum yang paling sering dilakukan dalam pembuatan Nastar adalah ketika membuat isian selainya. Menurutnya, membuat isian selai nanas untuk Nastar harus benar-benar matang sampai terkaramelisasi hingga berwarna kecoklatan.

Pasalnya, jika selai nanas tidak sampai terkaramelisasi dengan sempurna, hal tersebut bisa membuat Nastar cenderung mudah basi.

 BACA JUGA:

“Kesalahan yang paling sering dalam pembuatan nastar adalah kita terlalu cepat untuk membuat selai isian nanasnya,” ujar Chef Martin, saat diwawancara di Greyhound Cafe Menteng, Jakarta, Sabtu, (23/3/2024)

 

(Foto: MPI/ Wiwie) 

“Jadi nanasnya itu harus terkaramelisasi warnanya bener-bener sampe kecoklatan, dan gula alami untuk selainya itu jadi legit dan chewy. Kalau belum chewy banget berarti selainya belum matang,” sambungnya.


Follow Berita e-Kompas.ID di Google News

Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari e-Kompas.ID hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

Chef Martin melanjutkan, hal ini lantaran isian selai Nastar terbuat dari buah yang tentunya memiliki usia ketahanan yang tidak lama.

Maka dari itu, terlalu cepat membuat selai nanas atau tidak sampai matang bisa membuat Nastar cenderung tidak bisa bertahan lama. Sebaliknya, selai nanas yang dibuat hingga terkaramelisasi bisa membuat Nastar lebih awet.

“Kalau misalnya terlalu dini nanti umurnya terlalu singkat, karena balik lagi, kandungannya kan dari buah-buahanan yang ada umurnya,” ujar Chef Martin.

“Jadi jangan sampai selai nanasnya dalam keadaan belum terkaramelisasi. Kalau masih belum terkaramelisasi, itu akan cepat basi nanti. Jadi kalau misalnya sudah terkaramelisasi nastarnya akan lebih lama awetnya,” sambungnya.

Meski begitu, Chef Martin menyebut Nastar umumnya bertahan maksimal satu bulan jika disimpan di dalam suhu ruang. Hal itu dikarenakan kue satu ini, punya kandungan telur yang membuatnya tidak bisa disimpan lebih dari satu bulan.

“Hati-hati juga karena kita dalam penggunaan kulit nastarnya ada telur, jadi nastar itu paling lama di suhu ruang simpannya satu bulan aja ya. Jangan berlebihm karena ada kandungan telurnya jadi harus hati-hati. Karena balik lagi, kalau semua makanan dalam keadaan fresh pasti umurnya akan lebih singkat,” pungkas Chef Martin.

[ad_2]

Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Copyright © 2025 e-Kompas.ID