Jadi Mualaf, Wilhelm Ott Cerita soal Istrinya yang Bangga Kenakan Jilbab : e-Kompas.ID Sports - e-Kompas.ID
Connect with us

Jadi Mualaf, Wilhelm Ott Cerita soal Istrinya yang Bangga Kenakan Jilbab : e-Kompas.ID Sports


WINA – Petarung mixed martial arts (MMA) asal Austria, Wilhelm Ott, turut memberi komentar soal pemecatan yang pernah dialami istrinya, Michele Birringer, dari pekerjaannya karena mengenakan jilbab. Ott enggan menyesali peristiwa tersebut karena sang istri sendiri bangga dan terus memegang teguh pendiriannya untuk mengenakan jilbab.

Istri Wilhelm Ott, Michele Birringer, memang diketahui melakukan perubahan soal penampilannya setelah memutuskan mengikuti langkah sang suami menjadi mualaf. Ia kini berpenampilan lebih Islami dengan mengenakan jilbab.

Wilhelm Ott dan Michele Birringer

Perubahan ini ternyata memberi dampak kepada Michele Birringer. Dalam sebuah unggahan, perempuan cantik ini bercerita harus kehilangan pekerjaannya karena memakai jilbab.

BACA JUGA: Jadi Mualaf, Istri Wilhelm Ott Cerita soal Dipecat dari Pekerjaan karena Pakai Jilbab

Sebelumnya, Birringer diketahui bekerja di sebuah bar. Tetapi, ia harus kehilangan pekerjaannya usai menjadi mualaf karena perubahan penampilannya yang kini berjilbab dipandang tak lagi sesuai dengan pekerjaannya.

BACA JUGA: Mualaf, Wilhelm Ott Sebut Pandemi Covid-19 Menuntunnya pada Agama Islam

Terkait kondisi ini, Ott pun berusaha mengambil hikmahnya. Menurutnya, ini merupakan petunjuk dari Allah SWT bahwa pekerjaan tersebut salah. Karena itu, ia enggan menyesali kondisi tersebut.

Terlebih, sang istri juga tetap merasa bangga dengan jilbab yang dikenakannya itu. Sampai saat ini, Michele Birringer bahkan masih amanah memakai jilbab tersebut dalam segala aktivitasnya.

“Hari ini istri saya dipecat dari tempat kerjanya karena jilbabnya,” tulis Ott di akun Instagram resminya.

Wilhelm Ott dan Michele Birringer

“Bos kemudian menghubungi saya dan mengatakan bahwa dia bisa tetap berada di sana sampai menemukan pekerjaan yang baru. Dan tidak, istri saya tidak lagi bekerja di sana. Itu pertanda dari Allah bahwa pekerjaan ini salah. Alhamdulilah,” lanjutnya.

“Dia mengatakan bahwa dia akan terus memakai kerudung dengan bangga. Setelah kami pindah agama, orang-orang takut kami menjadi radikal,” jelas Ott.

Ott dan sang istri diketahui memutuskan menjadi mualaf pada April 2020. Keputusan itu diambil di tengah krisis corona yang melanda masyarakat secara global.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *