Jamaah Haji Meninggal Naik Jadi 58 Orang Usai Armuzna, Menag Ingatkan Jaga Stamina : e-Kompas.ID Haji - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Jamaah Haji Meninggal Naik Jadi 58 Orang Usai Armuzna, Menag Ingatkan Jaga Stamina : e-Kompas.ID Haji

[ad_1]

MAKKAH – Data jamaah haji Indonesia yang meninggal dunia kembali naik menjadi 58 orang per hari ini. Kenaikan jamaah haji yang wafat terjadi usai puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna).

Berdasarkan data Siskohat Kemenag, sampai hari ini tercatat ada 58 jamaah wafat. Sebanyak 27 jamaah wafat pada fase sebelum Armuzna pada rentang 4 Juni sampai 7 Juli 2022.

 BACA JUGA:Disentil Menag Tak Perhatikan Kondisi Kesehatan Jamaah Haji, Begini Reaksi KBIHU

Sebanyak 16 jamaah wafat pada fase Armuzna, 8-12 Juli 2022 dan 15 jamaah wafat pasca-Armuzna pada 13 Juli hingga hari ini.

“Karena kemarin ya, saya lihat statistik itu ada jamaah empat yang wafat. Jadi setelah Armuzna, setelah Arafah, Muzdalifah, dan Mina, agak eksponensial kenaikan jamaah yang wafat,” kata Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Masjidil Haram, Makkah, Minggu (17/7/2022).

 BACA JUGA:Jamaah Haji Beristirahat, Menag ke KBIHU: Kurangi Mubah!

Untuk itu, Menag meminta jamaah haji menjaga stamina agar tidak kelelahan, khususnya menjelang kepulangan ke Tanah Air.

“Jadi jamaah ini staminanya harus dijaga supaya jangan terlalu diforsir. Karena kita tidak ingin jamaah ini kemudian kehilangan energinya,” katanya.

Menurut Menag, dalam laporan tim kesehatan disebutkan meningkatnya jamaah haji Indonesia yang wafat maupun sakit karena kardiovaskular yang dipicu kelelahan.

“Saya tanya ke kesehatan, memang faktor yang banyak karena kardiovaskular yang dipicu oleh kelelahan. Karena itu, saya berharap semua menjaga stamina,” ujarnya.

 BACA JUGA:Menag Minta Maskapai Penerbangan Tak Ubah Jadwal Pemulangan Jamaah Haji

Di sisi lain, Menag masih mendapati jamaah haji Indonesia yang memaksakan ibadah sunah. Program Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) pun diminta untuk memperhatikan kondisi kesehatan jamaah haji.

“Makanya semalam ini saya juga ingin melihat. Ternyata sampai 01.30 WAS masih banyak jamaah yang datang ke masjid. Baik untuk tawaf atau iktikaf, atau melanjutkan umrah. Saya ingin sebenarnya, di waktu-waktu krusial menjelang kepulangan ini, baik petugas maupun jamaah, masing-masing menjaga staminanya,” tukasnya.

[ad_2]

Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Copyright © 2025 e-Kompas.ID