BuzzFeed – Ketua Panitia Nasional Kongres IV Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI), Karyono Wibowo menegaskan acara kongres tersebut bukanlah reuni akbar. Mengingat, situasi pandemi COVID-19 dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan.
Pasalnya, kongres ini bukan ajang sebagai pendeklarasian dukungan bagi tokoh yang akan maju ke Pilpres 2024.
“Tidak ada dalam agenda kongres PA GMNI, saya ingin mengatakan tidak ada agenda deklarasi mendukung calon presiden tertentu. Perlu saya sampaikan PA GMNI terdiri dari para alumni yang bergerak dari berbagai profesi dan lintas partai ada Golkar, PDIP, Nasdem, PAN dan partai-partai lain, kita tidak mengagendakan deklarasi dukungan kepada calon manapun,” ujarnya dalam Konferensi Pers di di Gedung Indonesia Menggugat (GIM), Kota Bandung. Jawa Barat. Senin (29/11/2021) dilansir dari detik.com
Berdasarkan informasi dari pemberitaan sebelumnya di portal media Indopolitika, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) bakal mendeklarasikan dukungan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk maju sebagai Calon Presiden (Capres) 2024.
Hal itu disampaikan oleh Demisioner Pengurus DPP GMNI tahun 2017 – 2019, Sugeng Hariono, Ia mengatakan deklarasi itu bakal dilaksanakan bertepatan dengan Kongres PA GMNI akan digelar di Bandung pada tanggal 6-8 Desember 2021.
GMNI Bakal Gelar Deklarasi Dukung Ganjar Jadi Capres 2024
“Menurut saya, forum Kongres PA GMNI nanti adalah momen yang tepat bagi DPP Persatuan Alumni GMNI untuk mendeklarasikan dukungan bagi Ganjar Pranowo sebagai calon presiden pada Pilpres di 2024 mendatang,” kata Sugeng dalam keterangannya, Minggu (28/11/2021) dilansir dari Indopolitika.
Dalam klaimnya mengatakan Ganjar merupakan sosok pemimpin yang dekat dengan rakyat. Ia juga menilai alumni GMNI tersebut memiliki seluruh kualitas yang harus dimiliki seorang pemimpin.
“Mas Ganjar adalah sosok yang dekat dengan rakyat. Ia selalu ikut terjun langsung menyelesaikan persoalan di masyarakat. Ia juga dekat dan mampu merangkul seluruh kelompok masyarakat yang membuatnya sebagai pemimpin yang dapat dijadikan sebagai teladan masyarakat,” ujar Sugeng Hariono.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PA GMNI Jawa Barat, Abdy Yuhana menjelaskan bahwa Kongres IV dilaksanakan pada 2020 lalu. Namun situasi pandemi COVID-19, DPP PA GMNI putuskan untuk menunda pelaksanaan kegiatan selama dua kali.
“Karena mandat tahun 2015, harus selesai lima tahun makanya di Desember ini akan dilaksanakan, dalam Kongres nanti tidak hanya dibahas soal politik saja, tapi kita juga akan menyampaikan apa yang Trisakti dari Bung Karno, yakni berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi dan berkepribadian dalam bidang budaya,” ucapnya.
Kongres tersebut, lanjutnya mengatakan bahwa Ketua Umum PA GMNI, Ahmad Basarah menyampaikan pidato politik soal perkembangan bangsa. Pasalnya, kondisi saat ini, bagaimana Pancasila akan diwujudkan dan penerapannya dalam menjawab tantangan bangsa.
“Tambahannya tentang teknologi dan informasi akan dibahas, jadi ini tidak hanya membahas politik yang akan dihadapi Indonesia pada 2024 mendatang,” ujarnya didampingi Ketua Panitia Nasional Kongres IV Karyono Wibowo dan Sekretaris PA GMNI Jabar Ineu Purwadewi Sundari.
Bandung, kata Abdy, menjadi saksi sejarah perjalanan hidup dan ideologis Bung Karno. Di sinilah, Bung Karno bertemu dengan Ki Marhaen sehingga tercetuslah Marhaenisme yang menjadi akar tumbuhnya ideologi bangsa, Pancasila.
Oleh karena itu, jelang Kongres IV, PA GMNI melakukan napak tilas jejak Soekarno di SMPN 1 Bandung dan melaksanakan bakti sosial di sebuah panti asuhan di Jalan Purnawarman.
“SMP Negeri 1 Bandung tidak terlepas dari rangkaian hidup Bung Karno, setelah lulus ITB, Soekarno mengajar di SMP tersebut, beliau sosok yang perhatian dengan pendidikan yang berkorelasi dengan perkembangan zaman, sedangkan ke panti asuhan untuk membangun rasa solidaritas dan keadilan sosial,” kata Abdy.
“Banyak gagasan dan ide yang masih relevan dengan Bangsa Indonesia, termasuk pledoi di gedung ini dengan nama Indonesia Menggugat, di Bandung beliau banyak menulis soal kehidupan berbangsa dan bernegara, di Bandung ini kami namakan kongres gagasan,” kata Abdy.
Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) akan melaksanakan Kongres IV secara hybrid di Trans Luxury Hotel, Kota Bandung pada 6-8 Desember 2021 mendatang.
Kongres digelar akan dihadiri oleh 34 perwakilan DPD PA GMNI diberbagai provinsi dan 258 DPC akan mengikuti secara daring dari seluruh Indonesia.
You must be logged in to post a comment Login