Kasus Kerusuhan Yahukimo, Polri: Kemungkinan Ada Tersangka Baru Sangat Besar : e-Kompas.ID Nasional - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Kasus Kerusuhan Yahukimo, Polri: Kemungkinan Ada Tersangka Baru Sangat Besar : e-Kompas.ID Nasional



JAKARTA – Polisi menyatakan bahwa kemungkinan bertambahnya tersangka baru di kasus kerusuhan Yahukimo, Papua, sangat besar. Mengingat, aparat masih terus melakukan pendalaman terhadap peristiwa itu.

“Penyidik masih mendalani terus. Kemungkinan ada tersangka baru sangat besar, mungkin bertambah sangat besar,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono, Jakarta, Jumat (8/10/2021).

Baca juga:  Pulihkan Keamanan dan Ketertiban, Ratusan TNI-Polri Berjaga di Yahukimo Papua

Rusdi menyebut, untuk sampai dengan saat ini masih 22 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu. Mereka semua diduga terlibat dalam peristiwa kerusuhan tersebut.

“Belum ada penambahan, sementara masih 22 (tersangka),” ujar Rusdi.

Baca juga: 3.609 Warga Yahukimo Masih Mengungsi Pasca-Kerusuhan

Untuk diketahui, peristiwa itu bermula pada 3 Oktober 2021, pukul 12.45 WIT ketika massa Suku Kimyal pimpinan Kepala Suku Morome Keya Busup menggunakan dua unit mobil minibus membawa alat tajam seperti busur panah dan parang mendatangi masyarakat Suku Yali.

Kemudian, sekitar pukul 12.50 WIT, personel Polres Yahukimo mendapat informasi dari warga bahwa telah terjadi penyerangan terhadap masyarakat Suku Yali. Kasat Intelkam AKP I Nengah S Gaspar bersama 20 personel lainnya kemudian langsung menuju lokasi.

Sekitar pukul 13.00 WIT, kelompok massa tersebut berhasil dihalau dan kemudian meninggalkan TKP dengan menggunakan dua unit minibus menuju ke Komplek Suku Yali di perumahan masyarakat komplek Telkomsel.

Pukul 13.20 Wit, massa kembali melakukan penyerangan terhadap masyarakat Suku Yali yang berada di Hotel Nuri, dilanjutkan dengan pembakaran gedung hotel.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *