Kenali 3 Standar Prokes di Ruang Publik: Jumlah, Aktivitas, dan Perilaku : e-Kompas.ID Lifestyle - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Kenali 3 Standar Prokes di Ruang Publik: Jumlah, Aktivitas, dan Perilaku : e-Kompas.ID Lifestyle



PEMERINTAH terus mendorong penerapan teknologi digital untuk 3T (tes, testing dan tracing). 3T ini diterapkan lewat aplikasi PeduliLindungi untuk mencatat segala aktivitas masyarakat di ruang publik.

Salah satu contohnya, kini setiap warga yang hendak menggunakan alat transportasi umum atau berkunjung ke pusat perbelanjaan atau ke tempat-tempat publik lainnya, harus terbiasa melakukan registrasi dan scan atau pindai melalui aplikasi PeduliLindungi.

Juru Bicara Pemerintah Terkait Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro mengatakan, seperti pesan dari Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, penerapan protokol kesehatan teknologi digital memang dibutuhkan sebagai salah satu cara utama menangani situasi pandemi Covid-19.

“Penerapan prokes dengan basis teknologgi digital sebagai salah satu kunci penanganan pandemi. Saat ini pemerintah terus mendorong penggunaan aplikasi PeduliLindungi di ruang publik, pusat perbelanjaan, transportasi, dan tempat wisata,” ujar dr. Reisa, dikutip dari siaran langsung Update PPKM di akun Youtube Sekretariat Presiden.

Sementara untuk protokol kesehatan, pemerintah menyusun aturan protokol kesehatan di ruang publik dengan merujuk pada tiga standar. Jumlah, aktivitas, dan perilaku. “Jumlah artinya pembatasan sejumlah orang di suatu ruang publik, lalu durasi, dan jarak saat bergantian, serta protokol 3M sebagai dasar minimum,” tambah dr. Reisa.

Lebih jelasnya, dalam bagan protokol kesehatan sebagai dasar tatanan hidup baru yang ditampilkan ialah, standar jumlah artinya pengaturan kapasitas fasilitas publik untuk memastikan penerapan jaga jarak minimal 1,5 meter.

Standar aktivitas, memperhatikan ventilasi di ruang indoor dan outdoor, durasi kegiatan berkumpul dengan orang lain, jarak, masker (kegiatan mengharuskan orang membuka masker), dan sentuhan (kegiatan menyentuh benda yang sama dengan orang lain).

Terakhir ada standar perilaku, yakni menggunakan masker dobel, jaga jarak dan menghindari kerumunan, dan cuci tangan menggunakan air dan sabun atau hand sanitizer.

(mrt)



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *