
Penulis/Tino Rahardian/Rabu, 10 Maret 2021, 21:56 WIB
ELANGNEWS.COM, Jakarta – Pidato Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo dalam penutupan Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana 2021 bertajuk 1 Tahun Evaluasi Covid-19 secara tatap muka dan virtual, Rabu (10/3/2021) mengingatkan, ancaman bencana di masa-masa yang akan datang.
“Bencana bukan untuk diratapi tetapi untuk dimitigasi bencana bukan semata musibah tetapi harus dicegah,” ujar Doni Monardo di hadapan tamu undangan terbatas.
Adapun kegiatan Rakornas Penanggulangan Bencana 2021 tersebut dilaksanakan sejak 4-5 Maret dan 9-10 Maret 2021 dan siarkan secara terbuka melalui kanal Youtube BNPB Indonesia.
Baca Juga: Terkait Dokumentasi Kebencanaan, Muhadjir Effendy Bandingkan dengan Universitas di Inggris
Mantan Komandan Pasukan Pengamanan Presiden dan Lulusan Akademi Militer tahun 1985 itu juga menegaskan bahwa aspek mitigasi dan pengendalian kebijakan pencegahan harus berjalan simultan dengan penyusunan kebijakan tata ruang yang sensitif terhadap kerawanan bencana, bukan hanya di atas kertas.
“Melalui mitigasi dan pencegahan, serta kebijakan tata ruang yang sensitif terhadap kebencanaan kita jadikan bangsa ini menjadi bangsa yang tangguh menghadapi bencana,” ujar Doni.
Baca Juga: Kepala BNPB Letjen TNI Doni Munardo Sembuh dari Covid-19
Doni menilai pentingnya budaya sadar bencana dan mampu merubah perilaku untuk menjaga ekosistem. Hidup yang selaras dengan alam semesta.
“Manakala kita mengabaikan tanda-tanda alam dan lingkungan hidup atas nama pembangunan tunggu saja cepat atau lambat bencana akan melanda. Ujungnya hanya duka dan derita bahkan hilangnya harta dan nyawa,” kata Doni menutup pidatonya. (trd/red)

You must be logged in to post a comment Login