MADRID – Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales, gagal mewujudkan mimpinya untuk menjadi juara dunia MotoGP di musim 2020. Menurut Vinales, hal tersebut terjadi karena motor balap yang dikembangkan Yamaha di tahun lalu, yakni YZR-M1 2020, sangat buruk.
Yamaha dinilai telah mengembangkan motor ke arah yang salah. Sebab, hasil di klasemen menunjukkan bahwa motor balap mereka edisi 2019 mampu mendulang poin yang lebih banyak ketimbang YZR-M1 2020.
Baca juga: Ditinggal Valentino Rossi, Yamaha Bakal Percayakan Vinales di MotoGP 2021
Dari empat pembalap Yamaha yang berlaga di MotoGP 2020, hanya Franco Morbidelli yang menggunakan mesin motor M1 2019. Akan tetapi, justru Morbidelli yang pada akhirnya memperoleh poin paling banyak.

Morbidelli secara mengejutkan tampil sebagai runner-up Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 dengan perolehan 158 poin. Sementara itu, Vinales hanya bisa menyelesaikan musim di urutan keenam klasemen dengan raihan 132 angka.


You must be logged in to post a comment Login