Rajutan hasil karya Klaster Bank BRI Erwela sempat menjadi asa pada 2021. Ide untuk membuat konektor masker dan tali masker dari bahan rajutan saat musim pandemi, menjadi pelepas dahaga dari sulitnya penjualan.
“Waktu musim pandemi, penjualan konektor masker dan tali masker sempat tinggi peminatnya,” kata Ketua Klaster Erwela, Heni Nuryani saat ditemui e-Kompas.ID.
Saat itu, lanjut dia, penjualannya bisa mencapai lebih dari 200 piece. “Sempat mendapatkan omset Rp700 ribu, namun belakangan penjualan akhirnya menurun,” ceritanya.
Bahkan saat membuka bazar yang diadakan oleh Bank BRI, kedua barang tersebut sangat laku terjual. “Selalu habis jika dijual saat bazar BRI.”
Bendahara dan Kader Produktif Erwela Tia menambahkan, awal membuat konektor dan tali masker dari keisengan. Melihat pandemi yang tidak usai saat itu, Tia memilih untuk membuat kedua barang rajutan tersebut dan menularkannya kepada kader Erwela lainnya.
“Selain itu untuk proses penjualan, kita juga joint dengan kerabat saya. Setiap produksi, barang langsung laku terjual. Pernah produksi sampai 50 unit, itu juga terjual dalam waktu cepat,” tuturnya.
Saat ini, lanjut Tia, penjualan masih bertumpu pada kemampuan membeli dari setiap kader. Caranya dengan rutin menggelar bazar di lingkungan RW untuk diperkenalkan kepada warga.
Follow Berita e-Kompas.ID di Google News
Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari e-Kompas.ID hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya


You must be logged in to post a comment Login