Connect with us

Nasional

Marc Marquez Targetkan Putus Puasa Kemenangan Honda

Marc Marquez Targetkan Putus Puasa Kemenangan Honda


Berita Tenis: Rafael Nadal memperpanjang catatan sempurna di semifinal Italian Open, Roma dengan 12-0 usai mengalahkan Reilly Opelka dengan 6-4, 6-4.

Petenis yang telah sembilan kali menjuarai Italian Open mengklaim satu peluang break di setiap set hingga kini terpaut satu kemenangan lagi untuk memenangkan gelar turnamen Masters 1000 ke-36 dalam kariernya.

Selain itu, Nadal juga tinggal selangkah lagi untuk mengantongi gelar kesepuluh atau lebih dalam satu turnamen untuk kali keempat setelah ia memenangkan 13 gelar French Open, 12 gelar Barcelona Open, dan 11 gelar Monte Carlo Open.

Setelah mengamankan dua peluang match point melawan Denis Shapovalov di babak ketiga dan mengamankan sembilan dari 10 break point yang ia hadapi melawan Alexander Zverev di perempatfinal, bintang tenis Spanyol terus menemukan permainan terbaik di momen-momen kritikal melawan petenis AS, Opelka, termasuk mengamankan empat break point pada kedudukan 1-2 di set pertama.

Kemenangan juara French Open musim 2020 menjadi salah satu pencapaian memukau. Ia menjadi petenis putra ketujuh yang melakoni 500 pertandingan (458-42) di clay-court, dengan Guillermo Vilas berada di posisi pertama dengan melakoni 854 pertandingan.

Dari ke-500 pertandingan tersebut, bintang tenis Spanyol mencatatkan 91,6 persen kesuksesan, memenangkan 61 gelar, 81 kemenangan beruntun (2005 – 2007), dan memenangkan 50 set secara beruntun (2017 – 2018).

Setelah mengamankan empat break point dengan servis bertenaga pada kedudukan 1-2 di set pertama, Nadal menembakkan pengembalian backhand winner dan memanfaatkan kesalahan yang dilakukan Opelka demi mendapatkan satu-satunya peluang break di set pertama sebelum memenangkannya.

Mantan petenis peringkat 1 dunia memanfaatkan servis pertama Opelka yang meleset di set kedua pada kedudukan 1-1 dan ia mempertahankan keuntungannya dalam servis demi melenggang ke final Italian Open untuk kali ke-12 (9-2).

Sementara itu, Opelka mengincar untuk menjadi petenis putra AS pertama yang menjadi finalis turnamen Masters 1000 yang digelar di clay-court sejak Andre Agassi yang menjadi juara di Roma musim 2002.

Opelka tiba di Roma dengan mengantongi enam kekalahan beruntun dan hanya memenangkan dua dari 12 pertandingan di turnamen clay-court, tetapi ia mengklaim empat kemenangan dua set langsung dalam perjalanan menuju semifinal turnamen Masters 1000 untuk kali pertama dalam kariernya di Roma.

Kini, Nadal akan berhadapan dengan petenis peringkat 1 dunia, Novak Djokovic atau petenis tuan rumah, Lorenzo Sonego demi gelar Italian Open kesepuluh dalam kariernya. Nadal dan Djokovic telah memenangkan 14 dari 16 edisi terakhir Italian Open dan telah delapan kali bertemu di Roma (petenis berkebangsaan Spanyol unggul dengan 5-3), tetapi ia belum pernah bertemu Sonego di turnamen ATP.

Artikel Tag: Tenis, Italian Open, Rafael Nadal, Reilly Opelka





Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seputar Covid-19

Teknologi

Advertisement