Mendag Kesal Ekspor Mobil RI ‘Dijahili’ Filipina - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Mendag Kesal Ekspor Mobil RI ‘Dijahili’ Filipina

[ad_1]

https://www.kaskus.co.id/thread/6011eeac82d495165f271e11/mendag-kesal-ekspor-mobil-ri-dijahili-filipina

JAKARTA – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengaku kesal atas kebijakan pemerintah Filipina yang menjahili ekspor mobil dari Indonesia. Filipina mengeluarkan kebijakan safeguard berupa bea masuk tindakan pengamanan perdagangan sementara (BMTPs).

“Industri kita juga dijahilin. Saya kesal kita ini menjual mobil kira-kira USD1,5 miliar ke Filipina. Nah, sekarang menetapkan safeguard untuk industri mereka di Filipina dari mobil kita,” kata Lutfi dalam webinar, Rabu (27/1/2021).

Dia menilai, Filipina ketakutan terhadap neraca perdagangannya sehingga mengeluarkan safeguard. Menurutnya, Filipina tidak ingin neraca perdagangannya defisit sehingga mencegah impor mobil dari Tanah Air.

“Jadi kalau kita lihat mereka (Filipina) itu lagi ketakutan daripada balance of trade (neraca perdagangan) itu terganggu. Jadi mereka mencoba itu,” jelasnya.

Dalam kasus seperti ini, Lutfi menegaskan, pemerintah akan menghadapi kebijakan yang dikeluarkan Filipina tersebut. Sebab, menurutnya hal ini merupakan bagian daripada perdagangan

“Kita akan hadapi karena ini bagian dari perdagangan,” tegasnya.

sumber

Hmmm… kalau urusan dagang memang baiknya untung sama untung, enak sama enak. Apalagi Filipina ini market bagus untuk produk barang jadi kita.

Jadi ada baiknya nego lagi sama mereka sehingga kedepannya sama-sama enak. Kita ekspor otomotif, lalu sebagai gantinya kita impor pinoy dari Filipina

Mendag Kesal Ekspor Mobil RI 'Dijahili' Filipina

Mendag Kesal Ekspor Mobil RI 'Dijahili' Filipina

Mendag Kesal Ekspor Mobil RI 'Dijahili' Filipina

Mendag Kesal Ekspor Mobil RI 'Dijahili' Filipina

yupi666 dan 8 lainnya memberi reputasi



[ad_2]

Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Copyright © 2025 e-Kompas.ID