MENTERI Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pemerintah terus mengantisipasi lonjakan kasus covid-19 pasca-libur Lebaran. Ya, setiap ada hari libur panjang, kasus covid-19 akan naik 60 hingga 120 persen. Ini disadari betul oleh pemerintah, dalam hal ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Kesiapan rumah sakit pun menjadi poin penting di sini.
“Saya ingat di tahun lalu saat kenaikan melonjak tinggi, beban kunjungan ke rumah sakit tinggi, sehingga berat dilayani teman di rumah sakit. Banyak dokter dan perawat terkena dampak negatifnya sehingga ada yang wafat,” papar Menkes Budi dalam acara virtual, Kamis (20/5/2021).
Baca juga: Hari Kebangkitan Nasional, Menkes: Dokter Akan Jadi Pahlawan Kemerdekaan dari Covid-19
“Indonesia puncak kasusnya terjadi pada Februari dengan 170 ribu kasus aktif sehingga membutuhkan sekitar 34 ribu tempat tidur di rumah sakit. Kita mengalami situasi itu, tempat tidur sejujurnya ada tapi kita belum siap mengantisipasi. Akhirnya terjadi kejar-kejaran tempat tidur itu, termasuk 5 persennya ICU,” tambah dia.
Berkaca dari kasus tersebut, Menkes Budi telah menyediakan 72 ribu tempat tidur di rumah sakit dengan 20 ribunya telah terisi. Artinya, masih ada 50 ribu tempat tidur cadangan yang tersedia.
Baca juga:
Di acara ini Menkes Budi juga menaruh banyak harapkan dari rekan-rekan dokter agar tetap mengantisipasi kenaikan kasus covid-19 yang bisa terjadi kapan pun. Baca juga: PMI Kembali ke Tanah Air, Kasus Covid-19 di Beberapa Daerah Meningkat “Mudah-mudahan tidak ada penambahan pasien di rumah sakit. Kalau kita siap, sehingga dapat memastikan pasien yang sudah dirawat mendapat perawatan yang baik,” katanya. “Saya mau kasih semangat juga kepada para dokter, mudah-mudahan pandemi selesai dan mudah-mudahan kehidupan kembali normal sehingga kita bisa melayani penyakit lain yang cukup banyak ada di Indonesia yang cukup terabaikan karena adanya pandemi covid-19,” pungkasnya.


You must be logged in to post a comment Login