VIRUS Covid-19 memang masih bisa mengalami mutasi, meskipun sudah ada beberapa varian tercipta. Terbaru adalah varian Omicron yang disebut paling mudah menyebar.
Meski varian Omicron adalah varian yang paling mudah menyebar, tapi jika dibandingkan varian Delta, maka tingkat mortalitas Omicron memang jauh di bawah varian Delta.
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, hasil pasien positif Covid-19 yang terinfeksi varian Delta lebih beresiko tinggi mengalami kematian dibandingkan yang terinfeksi varian Omicron.
“Kita sudah melakukan penelitian terhadap pasien Covid-19 yang meninggal, kita mengamati yang terkena varian Delta punya chance atau resiko 4 kali lipat lebih tinggi untuk meninggal dibandingkan pasien yang terkena Omicron,” ujar Menkes Budi, dalam siaran Keterangan Pers Menteri terkait Hasil Ratas Evaluasi PPKM, Senin (14/3/2022).
Menkes Budi menyebut, merujuk pada hasil penelitian yang dilakukan dan terjadinya peningkatan angka kematian khususnya pada lansia serta orang-orang belum divaksinasi lengkap saat ini. Maka, percepatan vaksinasi jadi salah satu cara utama untuk mengurangi angka perawatan di rumah sakit dan juga kasus kematian.
“Memastikan percepatan vaksinasi, khususnya pada lansia, yang meninggal dan masuk rumah sakit di seluruh dunia. Seperti yang kita lihat di Hong Kong itu, lansia dan yang vaksinasinya belum lengkap,” kata dia.
“Sebab terbukti, mereka adalah populasi sangat rawan untuk masuk rumah sakit dan meninggal. Oleh karena itu, perlu sekali kita mensegerakan vaksinasi minimal dua dosis, idealnya malah tiga dosis untuk melindungi mereka,” tegasnya.
(mrt)


You must be logged in to post a comment Login