Mualaf, Atlet Rugby Ini Tak Mau Ada Logo Perusahaan Judi di Kostumnya : e-Kompas.ID Sports - e-Kompas.ID
Connect with us

Mualaf, Atlet Rugby Ini Tak Mau Ada Logo Perusahaan Judi di Kostumnya : e-Kompas.ID Sports


WELLINGTON – Hidup Sonny Bill Williams berubah total semenjak menjadi mualaf. Atlet rugby kenamaan tersebut teguh memegang prinsip serta akidah. Salah satunya adalah tidak mau menampilkan logo perusahaan perbankan, judi, atau minuman beralkohol.

Ketika membela klub rugby Kanada Toronto Wolfpack pada 2020, Sonny Bill Williams memakai jersey dengan fitur khusus. Sebab, ia tidak mau menampilkan logo sponsor Liga Rugby Kanada yang merupakan perusahaan judi, Betfred.

Baca juga: Kisah Mantan Atlet Rugby Mengenal Islam hingga Putuskan Mualaf

Sikap tegas Sonny Bill Williams itu dimaklumi oleh Presiden Toronto Wolfpack Bob Hunter. Ia rela menjalin negosiasi dengan pihak operator kompetisi demi mengakomodasi keinginan atlet berusia 35 tahun tersebut.

Sonny Bill Williams (Foto: IG/@sonybillwilliams)

“Kami membahas masalah itu dengan pihak operator kompetisi, pandangan Sonny sangat jelas soal ini. Menurut saya, pihak sponsor akan memetik manfaat karena menghormati keyakinan sang pemain,” tutur Bob Hunter, dikutip dari Arab News, Kamis (11/2/2021).

Baca juga: Usai Menjadi Mualaf, Wayne Parnell Semangat Berdakwah

Hal serupa pernah dilakukan Sonny Bill Williams ketika membela klub rugby Blues di negara asalnya, Selandia Baru, pada 2017. Ia menutupi logo perusahaan perbankan yang menjadi sponsor utama tim. Logo tersebut ditutup dengan semacam selotip.

Belakangan, Sonny Bill Williams mengaku ada klausul khusus dalam kontraknya bersama Blues. Ia dengan tegas menyatakan tidak mau ikut mempromosikan layanan perbankan, merek minuman beralkohol, atau sponsor judi lewat seragam tim.

Keteguhan hati seorang Sonny Bill Williams sebagai mualaf patut diacungi jempol. Hal itu tidak terlepas dari perubahan yang terjadi dalam hidupnya setelah memeluk agama Islam. Pria kelahiran Auckland itu mengaku menemukan kedamaian dalam agama yang dianutnya sejak 2009 itu.

“Butuh proses bertahun-tahun, tetapi saya menemukan Allah. Saya menemukan (agama) Islam dan itu menuntun saya dari jalan yang gelap menjadi pribadi yang lebih positif,” aku Sonny Bill Williams, dikutip dari BBC.

Sonny Bill Williams bersama keluarga (Foto: IG/@sonybillwilliams)

“Diiringi dengan keinginan saya menjadi seorang atlet yang sukses, kedua faktor itu menjadikan diri saya seperti sekarang ini,” tukas pria bertinggi badan 191 sentimeter (cm) itu.

Perubahan itu benar-benar terasa dari sisi prestasi. Sonny Bill Williams yang mulai fokus dengan karier, rutin menjadi anggota Tim Nasional Selandia Baru pada 2010-2019. Ia membawa All Blacks dua kali juara dunia rugby.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *