JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menetapkan Fatwa Sholat Jumat Secara Virtual adalah tidak sah. Sebab, tidak memenuhi aturan secara Islam.
Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Ni’am Sholeh menjelaskan, penyelenggaraan sholat Jumat secara Virtual adalah pelaksanaan sholat Jumat yang lokasi imam dan makmum tidak ittihad al-makan (dalam kesatuan tempat), tidak ittishal (tersambung secara fisik), dan hanya tersambung melalui jejaring virtual.
“Penyelenggaraan sholat Jumat secara virtual sebagaimana hukumnya tidak sah,” tegasnya, di Jakarta, Selasa (11/5/2021).
Sementara, penyelenggaraan sholat Jumat secara hybrid adalah pelaksanaan sholat Jumat yang imam dan makmumnya memenuhi ketentuan ittihad al-makan (dalam kesatuan tempat) dan ittishal (tersambung secara fisik), serta diikuti oleh makmum lain yang hanya tersambung secara virtual.
Penyelenggaraan sholat Jumat secara hybrid hukumnya:
a. Bagi imam dan makmum yang ittihad al-makan dan ittishal adalah sah.
b. Bagi makmum yang mengikuti sholat Jumat dan hanya tersambung secara virtual adalah tidak sah.
Dengarkan Murrotal Al-Qur’an di e-Kompas.ID.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran


You must be logged in to post a comment Login