Pakai Aplikasi Ini, Luhut Sebut Royalti Batu Bara Naik Gila-gilaan : e-Kompas.ID Economy - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Pakai Aplikasi Ini, Luhut Sebut Royalti Batu Bara Naik Gila-gilaan : e-Kompas.ID Economy

[ad_1]

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim royalti atau pendapatan negara melalui pajak akan naik puluhan persen. Hal ini setelah aplikasi Sistem Informasi Mineral dan Batu Bara (Simbara) diterapkan.

Simbara sendiri mulai diaplikasikan pemerintah sejak 2022 lalu. Keberadaan platform untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sektor minerba ini merupakan bagian dari transformasi digitalisasi di Tanah Air.

“Saya beri contoh, penerima pajak royalti misalnya dari batu bara dengan menggunakan Simbara itu kita bisa naik berapa puluh persen penerimaan pajak kita, royalti kita yang dulu sulit,” ujar Luhut melalui video pendek yang diunggah di akun Instagramnya, dikutip Jumat (8/3/2024).

Menurutnya, efisiensi bisa dilakukan dengan digitalisasi. Begitu pengusaha masuk dalam Simbara, maka otomatis akan membayar royalti atau pajak.

Melalui Simbara, pemerintah juga mengantongi data setiap perusahaan pertambangan dan minerba di dalam negeri. Misalnya, jumlah produksi, kadar produksi, ekspor ke negara tujuan, hingga data lainnya.


Follow Berita e-Kompas.ID di Google News

Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari e-Kompas.ID hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya

“Sekarang setiap orang yang punya tambang harus masuk dalam sistem Simbara ini,” paparnya.

“Begitu anda masuk di Simbara ini anda otomatis akan membayar royalti, membayar pajak, dan kemudian kita ketahui jumlah produksi mu, kadar mu, ekspor kemana, kapan, kapal apa, dan seterusnya,” beber dia.

Luhut menyebut, tanpa disadari pemerintah terus berkutat dengan transformasi digital. Dia memandang, langkah ini membuahkan hasil baik. Selain Simbara, buah dari transformasi lain adalah e-katalog.

“Tapi ada hal yang kita lupa, banyak di luar lupa, pemerintah itu sedang melakukan transformasi yang menurut saya masif tanpa kita sadari,” jelasnya.

Seperti e-katalog, itu transformasi, efisiensi, pembangunan yang berkualitas, pertumbuhan yang berkualitas, spending yang berkualitas. Jadi bukan hanya sekadar supaya uang itu habis dibelanjakan, tapi juga harus sasaran jelas,” ucap Luhut.

[ad_2]

Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Copyright © 2025 e-Kompas.ID