Pemprov DKI Uji Coba Pembukaan Tempat Karaoke di PPKM Level 1 : e-Kompas.ID Megapolitan - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Pemprov DKI Uji Coba Pembukaan Tempat Karaoke di PPKM Level 1 : e-Kompas.ID Megapolitan



JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta telah menerbitkan Surat Keputusan Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta No. 676 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan PPKM Level 1 Covid-19 pada Sektor Usaha Pariwisata. Salah satunya, mengenai pembukaan usaha karaoke keluarga. Sesuai SK tersebut, pembukaan karaoke keluarga masih dalam tahap uji coba.

“Uji coba pembukaan kembali karaoke tetap menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditentukan. Diharapkan, pelaku usaha karaoke dapat menaati ketentuan operasional dari Pemerintah, hal ini bertujuan untuk tercapainya keseimbangan pemulihan ekonomi dan kesehatan,” tegas Kepala Dinas Parekraf Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata, Sabtu (6/11/2021).

“Maksimal kapasitas pengunjung 25% dan penggunaan ruang bernyanyi dibatasi maksimal 50% yang dapat beroperasi dari jumlah ruangan yang tersedia,” sebagaimana dikutip di laman PPID DKI Jakarta.

Baca juga:  Masih PPKM Level 3, Tempat Karaoke di Majalengka Sudah Boleh Buka

Selain itu, Jam operasional karaoke keluarga dimulai pukul 11.00 – 22.00 WIB dan durasi pengunjung berada di dalam ruang bernyanyi maksimal 3 (tiga) jam.

Sebelumnya, Selama Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1 sebanyak 62 tempat karaoke di Jakarta kembali dibuka. Nantinya kapasitas tempat karaoke dibatasi 25 persen di dalam ruangan.

Baca juga:  Jakarta PPKM Level 1, Ini Aturan Masuk Mal dan Bioskop Terbaru

Aturan ini tertuang dalam surat edaran Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta Nomor 291/SE/2021 tentang panduan penggunaan aplikasi peduli lindungi dan penerapan protokol kesehatan dalam rangka uji coba pembukaan usaha karaoke keluarga masa PPKM Level 1. Dalam SE itu, penggunaan ruangan bernyanyi (room) juga dibatasi maksimal 50% dari jumlah ruangan yang tersedia.

Selain itu, Pemprov DKI juga mewajibkan seluruh pengunjung dan karyawan telah divaksin Covid-19.

“Pengunjung juga harus mengakses Peduli Lindungi sebelum masuk ke tempat karaoke,” demikian bunyi keputusan itu.

Mereka juga diharuskan melakukan reservasi secara online terlebih dahulu. Kemudian durasi bernyanyi hanya dibolehkan maksimal tiga jam.

Pengunjung juga tidak diperbolehkan membawa makanan atau minuman dari luar. Mereka harus memesan makanan dan minuman di dalam tempat karaoke. Nantinya, petugas akan memberikan tanda kepada gelas masing-masing pengunjung.

Jika ruangan karoke sudah digunakan, pengelola harus membersihkan ruangan dengan cairan disinfeksi. Setelah itu, ruangan tidak boleh digunakan selama satu jam. Tempat karoke juga harus memiliki satuan tugas (satgas) Covid-19. Peralatan menyanyi juga harus dibersihkan. Usai satu jam baru bisa digunakan tamu berikutnya.

Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta membuka tempat usaha karaoke di masa PPKM level 1. Ada 62 tempat karaoke yang telah mengantongi izin untuk beroperasi lagi.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *