Penataan Destinasi Wisata Labuan Bajo Diyakini Tetap Perhatikan Aspek Lingkungan - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Penataan Destinasi Wisata Labuan Bajo Diyakini Tetap Perhatikan Aspek Lingkungan

[ad_1]

KASKUS

https://s.kaskus.id/e3.1/images/layout/home-logo-n.png

51

244

https://www.kaskus.co.id/thread/6030a2b7ce0c587e9453eafa/penataan-destinasi-wisata-labuan-bajo-diyakini-tetap-perhatikan-aspek-lingkungan

Penataan Destinasi Wisata Labuan Bajo Diyakini Tetap Perhatikan Aspek Lingkungan



Labuan Bajo. ©2019 Merdeka.com

  

UANG | Sabtu, 20 Februari 2021 10:35:57

Reporter : Sulaeman

Merdeka.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan pembangunan infrastruktur di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Labuan Bajo di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menjadi kawasan wisata premium. Pembangunan infrastruktur di DPSP Labuan Bajo dilaksanakan dengan tetap memperhatikan aspek konservasi lingkungan.

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti mengungkapkan, bahwa pembangunan infrastruktur di DPSP Labuan Bajo memperhatikan aspek konservasi dan keberlanjutan sosial, budaya, masyarakat, ekologi dan ekonomi.

“Apa yang kami bangun di DPSP Labuan Bajo tidak hanya berdasarkan perencanaan, tetapi kami sangat memperhatikan masalah lingkungan. Penataan di DPSP Labuan Bajo sesuai dengan peraturan dan kaidah yang berlaku. Ini merupakan usaha untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Labuan Bajo yang juga diharapkan dapat menjadi multiplier effect,” ujar Diana pada Konferensi Pers Virtual Progres Pengembangan DPSP Labuan Bajo, ditulis Sabtu (19/2).

Salah satu kawasan di DPSP Labuan Bajo yang ditata adalah Pulau Rinca yang saat ini progresnya mencapai 37 persen. Penataan ini meliputi Dermaga Loh Buaya, yang merupakan peningkatan dermaga eksisting; Bangunan pengaman pantai yang sekaligus berfungsi sebagai jalan setapak untuk akses masuk dan keluar ke kawasan tersebut.

Lalu, Elevated Deck pada ruas eksisting, berfungsi sebagai jalan akses yang menghubungkan dermaga, pusat informasi serta penginapan ranger, guide dan peneliti, dirancang setinggi dua meter agar tidak mengganggu aktivitas komodo dan hewan lain yang melintas serta melindungi keselamatan pengunjung; Bangunan Pusat Informasi yang terintegrasi dengan elevated deck, kantor resort, guest house dan kafetaria serta; Bangunan penginapan untuk para ranger, pemandu wisata, dan peneliti, yang dilengkapi dengan pos penelitian dan pemantauan habitat komodo.

“Kami akan meminimalisasi persinggungan antara wisatawan dengan satwa sehingga para satwa tidak akan terganggu. Nantinya juga akan ada edukasi agar para wisatawan tetap nyaman dan aman selama berkunjung,” ungkapnya.

https://www.merdeka.com/uang/penataa…ingkungan.html

Jgn lupakan om armin



[ad_2]

Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Copyright © 2025 e-Kompas.ID