Peristiwa 13 November: Penembakan dan Rentetan Bom Bunuh Diri Terjadi di Paris : e-Kompas.ID Nasional - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Peristiwa 13 November: Penembakan dan Rentetan Bom Bunuh Diri Terjadi di Paris : e-Kompas.ID Nasional



JAKARTA – Beberapa peristiwa dan catatan sejarah penting terjadi baik dalam maupun luar negeri yang terjadi pada tanggal 13 November tiap tahunnya. Beberapa diantaranya adalah meninggalnya Pahlawan Indonesia Dr. Sahardjo.

Untuk mengingat ataupun menambah wawasan sejarah, e-Kompas.ID telah merangkum sejumlah peristiwa dan kejadian penting di tanggal 13 November dari Wikipedia, antara lain:

1. Meninggalnya Pahlawan Indonesia Dr. Sahardjo

Dr. Sahardjo, lahi 26 Juni 1909 dan meninggal pada 13 November 1963. Ia adalah Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia pada Kabinet Kerja I (10 Juli 1959–18 Februari 1960), Kabinet Kerja II (18 Februari 1960–6 Maret 1962), Kabinet Kerja III (6 Maret 1962–13 November 1963).

Saharjo merupakan tokoh penting dalam bidang hukum di Indonesia. Hasil buah pemikirannya yang penting adalah Undang-undang Warga Negara Indonesia pada tahun 1947 dan Undang-undang Pemilihan Umum pada tahun 1953.

2. Peristiwa Bloody Sunday di Inggris

Minggu Berdarah atay Bloody Sunday adalah sebuah unjuk rasa yang terjadi di London pada 13 November 1887, ketika pengunjuk rasa memprotes pengangguran dan paksaan di Irlandia, serta menuntut pembebasan MP William O’Brien, bentrok dengan Polisi Metropolitan dan Tentara Inggris.

Demonstrasi ini diselenggarakan oleh Federasi Sosial Demokrat dan Liga Nasional Irlandia. Bentrokan kekerasan terjadi antara polisi dan demonstran, banyak “bersenjatakan dengan jeruji besi, pisau, pokers dan pipa gas”.

Sebuah laporan kontemporer mencatat bahwa 400 ditangkap dan 75 orang terluka parah, termasuk banyak polisi, dua polisi ditikam dan satu pengunjuk rasa ditusuk dengan bayonet.


3. Penembakan dan peledakan di Paris

Pada malam hari tanggal 13 November 2015, terjadi serangkaian serangan teroris terencana berupa penembakan massal, bom bunuh diri, dan penyanderaan yang terjadi di Paris, dan Saint-Denis, kota pinggiran sebelah utara, Prancis. Sejak pukul 21:16 CET, terjadi enam penembakan massal dan tiga bom bunuh diri terpisah dekat Stade de France.

Serangan paling mematikan terjadi di teater Bataclan, lokasi penyanderaan dan tembak-menembak antara pelaku dan polisi yang berakhir pukul 00:58 tanggal 14 November

4. Tragedi Semanggi I

Tragedi Semanggi menunjuk kepada 2 kejadian protes masyarakat terhadap pelaksanaan dan agenda Sidang Istimewa MPR yang mengakibatkan tewasnya warga sipil.

Kejadian pertama dikenal dengan Tragedi Semanggi I terjadi pada tanggal 11-13 November 1998, masa pemerintah transisi Indonesia, yang menyebabkan tewasnya 17 warga sipil.

Kejadian kedua dikenal dengan Tragedi Semanggi II terjadi pada 24 September 1999 yang menyebabkan tewasnya seorang mahasiswa dan 11 orang lainnya di seluruh Jakarta serta menyebabkan 217 korban luka-luka.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *