Perma Plasindo BINO IPO Pagi Ini, Bidik Rp63 Miliar : e-Kompas.ID Economy - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Perma Plasindo BINO IPO Pagi Ini, Bidik Rp63 Miliar : e-Kompas.ID Economy



JAKARTA – PT Perma Plasindo Tbk akan IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Kamis (25/11/2021). Perma Plasindo akan menggunakan kode saham BINO dan menjadi perusahaan tercatat ke-42 di BEI pada tahun ini.

Perma Plasindo merupakan perusahaan dengan kegiatan usaha utama yang memproduksi dan mendistribusikan alat tulis kantor dengan merk BANTEX yang akan bertransformasi menjadi perusahaan digital dengan pengembangan Bino Digital Solution Hybrid Filing.

Baca Juga: Dharma Polimetal IPO, Siap Masuk Bisnis Kendaraan Listrik

BINO menjual peralatan kantor dengan merek internasional dan setiap produknya merupakan pemimpin dalam pasarnya masing-masing. BINO mendistribusikan BANTEX, ELBA, LINEX, APLI, LYRA, XYRON dan beberapa merek unggulan lainnya untuk peralatan kantor.

BINO telah mengadakan ekspansi dan investasi dalam usaha untuk memberikan tingkat pelayanan yang terbaik kepada para pelanggan. Kantor dan pusat distribusi BINO seluas 25.000 meter persegi terletak di Kawasan Industri Sentul.

Dengan dioperasikannya pusat distribusi ini akan meningkatkan kemampuan pelayanan BINO dalam menjamin kepuasan pelanggan. BINO memiliki pabrik di 3 lokasi yaitu di Kawasan Industri Sentul, Klaten dan Batam yang memproduksi semua produk-produk Perseroan.


Hingga saat ini BINO memiliki 12 Cabang, 6 Distributor, 9 POS dan 2 DC sebagai jaringan distribusi. Dengan jaringan distribusi yang tersebar di wilayah Indonesia BINO telah memberikan pelayanan dan pengiriman barang yang tepat waktu kepada para pelanggan dan berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerjanya di masa yang akan datang.

Adapun Perma Plasindo akan melepas 20% saham setara 435 juta lembar. BINO bersiap memperoleh dana segar sebanyak-banyaknya Rp63,07 miliar. Pasalnya saham yang ditawarkan dilepas dalam rentang harga Rp120 – Rp145 per lembar.

Perseroan akan terus berekspansi dalam pengembangan produk, memberikan layanan yang terbaik untuk pelanggan dan inovasi produk terbaru.

Setelah IPO terselenggara, BINO akan menggunakan lebih dari setengah dana yang terkumpul atau Rp38 miliar untuk membayar utang kepada PT Usaha Gema Jaya dan Koperasi Jasa Bintang Timur Kapital.

Selanjutnya Rp4,5 miliar akan digunakan untuk membeli mesin oleh anak usaha, sebanyak Rp2,85 miliar akan digunakan untuk membeli dua bidang tanah di Klaten. Perseroan akan membangun gudang distribusi dan kantor yang akan disewakan kepada entitas anak BMS untuk ekspansi distribusi center.

Lainnya, Rp2,55 miliar diberikan pinjaman kepada anak usaha di Singapura guna mengembangkan Bantex Hybrid File Digital. Sisanya digunakan oleh entitas anak dalam bentuk pinjaman modal kerja dari pemegang saham.

Skema shareholder loan juga akan digunakan BINO untuk dana yang diperoleh dari penerbitan waran.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *