Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diramal Kalahkan Negara Maju di 2022 - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diramal Kalahkan Negara Maju di 2022

[ad_1]

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diramal Kalahkan Negara Maju di 2022

JAKARTA – Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan atau Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini sebesar 4,9 persen. Proyeksi tersebut meningkat dibandingkan proyeksi yang dilakukan OECD akhir Desember 2020 sebesar 4,0 persen.

Namun yang menarik, OECD memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia melesat menjadi 5,4 persen di 2022. Proyeksi tersebut bahkan lebih tinggi dari proyeksi ekonomi global di 2022 sebesar 4,0 persen.

Berdasarkan laporan OECD yang diterima kumparan, Sabtu (13/3), proyeksi ekonomi Indonesia pada tahun depan itu sama dengan India, yang juga diperkirakan tumbuh 5,4 persen. Kedua negara ini juga diprediksi bakal mengalahkan pertumbuhan ekonomi negara-negara maju.

Perbedaannya, ekonomi India di tahun depan itu justru menurun drastis dari proyeksi tahun ini yang sebesar 12,6 persen. Sementara Indonesia justru meningkat dari proyeksi tahun ini.

Pertumbuhan ekonomi beberapa negara maju diproyeksi masih lebih rendah dari Indonesia di tahun depan. Amerika Serikat diproyeksikan hanya tumbuh 4,0 persen di 2022, Inggris diproyeksi 4,7 persen, Australia 3,1 persen, dan Eropa 3,8 persen. Bahkan kelompok negara-negara G20 diperkirakan ekonominya hanya tumbuh 4,1 persen tahun depan.

Ekonomi Indonesia pada 2022 juga akan mengalahkan China. Pertumbuhan ekonomi Negeri Tirai Bambu itu diproyeksi hanya 4,9 persen, turun dari proyeksi selama 2021 yang sebesar 7,8 persen.

OECD menyebut, perekonomian global secara keseluruhan akan pulih di tahun ini dan berlanjut pada tahun depan. Beberapa pendorong pemulihan ekonomi yakni program vaksinasi, stimulus fiskal, hingga kebijakan moneter yang mendukung akselerasi perekonomian.

“Peningkatan berasal dari kemanjuran vaksin COVID-19, stimulus permintaan, serta dukungan kebijakan tambahan yang diberlakukan di banyak negara tahun ini, terutama Amerika Serikat,” tulis laporan OECD.

Meski demikian, OECD masih menyoroti tingginya simpanan masyarakat berpenghasilan tinggi di perbankan. Hal ini dinilai akan memperlambat peningkatan belanja pemerintah di beberapa negara.

Namun, peningkatan produksi industri global dan perdagangan barang dinilai akan membantu peningkatan investasi bisnis dan memperkuat prospek ekonomi.

Harga komoditas yang lebih tinggi, dan pemulihan yang tertunda dalam perjalanan global, akan menjadi hambatan bagi beberapa negara pasar berkembang.

“Heterogenitas yang cukup besar dalam perkembangan jangka pendek kemungkinan besar akan tetap ada, baik antara ekonomi negara maju dan berkembang maupun antara kawasan yang lebih luas,” demikian laporan tersebut.

https://m.kumparan.com/amp/kumparanb…22-1vLazTCmPU5

Status negara maju itu gak sembarangan, ada beberapa indikator yg harus dipenuhi.

1. Pendidikan

mampukah kampus indonesia seperti UI dan UGM mengalahkan Yale, Harvard, dan MIT?

2. Militer

mampukah militer Indonesia mengalahkan anggaran militer amerika? Mampukah indonesia membuat alutsista tempur yg canggih seperti amerika? Mampukah indonesia membangun pangkalan militer yg megah yg tersebar di seluruh dunia?

3. Kesehatan

Berapa banyak anggaran kesehatan indonesia? Berapa banyak pakar kesehatan dan dokter ahli di Indonesia?
bisakah Indonesia menjadi rujukan dunia untuk salah satu penyakit tertentu?
seperti kita tau, rujukan dunia untuk penyakit jantung adalah rumah sakit John Hopkins di Amerika.
Sedangkan untuk penyakit syaraf, terlengkap dan terbaik di dunia adalah Mayo Clinic dan Cleveland Clinik di Amerika.

4. Hiburan

Khusus industri hiburan, kita ambil dunia perfileman, apakah Indonesia mampu mencetak film yg mendunia seperti Titanic atau The Shawshank Redemption yg begitu fenomenal?

Ini salah empat dari beberapa indikator penting suatu negara untuk dikatakan negara maju



[ad_2]

Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Copyright © 2025 e-Kompas.ID