AUCKLAND – Penyelidik Selandia Baru pada Selasa (12/3/2024) menyita perekam penerbangan kotak hitam atau black box dari pesawat LATAM buatan Boeing, untuk mencari penyebab jatuhnya pesawat di udara yang melukai puluhan penumpang yang ketakutan.
Boeing 787 Dreamliner diketahui sedang dalam perjalanan dari Sydney ke Auckland pada Senin (11/3/2024) malam ketika meluncur ke bumi tanpa peringatan. Insiden ini membuat beberapa penumpang yang tidak terkendali keluar dari tempat duduk mereka dan menabrak langit-langit kabin lainnya.
Penyelidik kecelakaan di Selandia Baru mengatakan pada Selasa (12/3/2024) bahwa mereka telah mulai mengumpulkan bukti, termasuk menyita suara kokpit dan perekam data penerbangan.
Baik Boeing maupun LATAM Airlines yang berbasis di Chile telah berjanji untuk bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menemukan penyebab kejadian teknis yang tidak disebutkan secara spesifik.
Kebingungan sempat mengaburkan penyelidikan awal, dengan pengawas keselamatan di Chili dan Selandia Baru menyatakan bahwa negara lainlah yang memimpin penyelidikan. Namun, seorang juru bicara menambahkan ini adalah penyelidikan Chile.
Ini adalah insiden terbaru dari serangkaian insiden keselamatan yang menjadi berita utama yang menyusahkan perusahaan produsen pesawat Amerika Serikat (AS), Boeing.
Seperti diketahui, setidaknya 50 orang terluka ketika sebuah Boeing 787 yang dioperasikan oleh LATAM Airlines tiba-tiba menukik tajam ke bawah di tengah penerbangan dari Sydney ke Auckland pada Senin (11/3/2024).
Follow Berita e-Kompas.ID di Google News
Dapatkan berita up to date dengan semua berita terkini dari e-Kompas.ID hanya dengan satu akun di
ORION, daftar sekarang dengan
klik disini
dan nantikan kejutan menarik lainnya


You must be logged in to post a comment Login