Connect with us

Nasional

Sholat Idul Fitri di Masjid Jakarta Islamic Centre, Berikut Foto-fotonya : e-Kompas.ID Megapolitan

Sholat Idul Fitri di Masjid Jakarta Islamic Centre, Berikut Foto-fotonya


Tak hanya Indonesia saja yang memiliki menu hidangan khas Idul Fitri seperti ketupat dan aneka sajian kue kering yang selalu menjadi salah satu santapan wajib ketika lebaran tiba, berbagai negara di seluruh belahan dunia yang merayakan IdulFitri juga akan menyajikan hidangan lebaran khas dari kawasan masing-masing.

Mengingat makanan adalah salah satu inti utama dari perayaan IdulFitri, terutama ketika keluarga besar dan para kerabat berkumpul untuk merayakan “kemenangan” setelah berhasil melewati puasa selama sebulan yang dipersiapkan dengan indah bersama dan untuk satu sama lain. Untuk mengetahuinya lebih lanjut, berikut adalah 10 hidangan  IdulFitri terbaik dari berbagai belahan dunia.

Bolani

(Foto: Courtesy of Stanislav Sablin©123RF.com)

(Foto: Courtesy of Stanislav Sablin©123RF.com)

Menjadi hidangan khas asal Afghanistan, Bolani merupakan perkawinan antara hidangan lasagna dan pizza. Dengan teksturnya yang menyerupai roti dan berbentuk pipih, bolani kemudian biasanya diisi dengan berbagai isian sayuran berdaun hijau. 

Sheer Khurma

(Foto: Courtesy of Instagram @veggiewok)

(Foto: Courtesy of Instagram @veggiewok)

Walaupun para penganut muslim dari daerah India, Pakistan, dan Bangladesh terpisah oleh garis perbatasan, tetapi ketika hari raya IdulFitri tiba, mereka biasanya akan berkumpul untuk menikmati hidangan sheer khurma. Walaupun memiliki gaya yang relatif berbeda-beda, namun inti bahan yang digunakan tetap sama. Yaitu terdiri dari susu, mie panggang (atau Sevaiyan) dan buah-buahan kering dan dapat disajikan dalam bentuk panas maupun dingin.

Lokum

(Foto: Courtesy of Olga Kriger©123RF.com) 

Lokum yang jika diterjemahkan memiliki arti “Turkish Delight”, merupakan hidangan yang terbuat dari pati, gula, dan buah kering serta memiliki tekstur yang kenyal atau lengket seperti gel. Untuk menambah keceriaan di hari raya, biasanya lokum tersedia dalam berbagai pilihan warna yang berbeda.

Manti

(Foto: Courtesy of Instagram @manti_evden)

(Foto: Courtesy of Instagram @manti_evden)

Jangan lupakan juga para penduduk Muslim yang berada di daerah Rusia dan negara-negara Asia Tengah seperti Uzbekistan, Azerbaijan, dan Turkmenistan. Ketika hari raya tiba, hidangan khas yang akan selalu ada di meja setiap keluarga adalah manti yang merupakan pangsit isi daging. Biasanya daging yang digunakan juga beragam, ada yang menggunakan daging domba atau daging sapi yang telah dibumbui.

Kahk

(Foto: Courtesy of  Olga Yastremska©123RF.com)

(Foto: Courtesy of Olga Yastremska©123RF.com)

Kudapan lebaran khas Mesir ini diketahui sudah ada sejak tahun 1540 SM. Dengan bentuknya yang bulat yang memiliki isian kacang, kahk juga ditaburi dengan gula halus di bagian atasnya, mirip seperti hidangan maamoul asal  Suriah dan Lebanon.

Tagine 

(Foto: Courtesy of Tatiana Bralnina©123RF.com)

(Foto: Courtesy of Tatiana Bralnina©123RF.com)

Jika orang Maroko biasanya memulai hadir dengan menyantap hidangan bernama lassida setelah menyelesaikan salat IdulFitri, maka untuk mengakhiri hari, orang Maroko akan menyantap tagine. Biasanya dibuat dari daging ayam yang dipadukan dengan buah-buahan kering, namun saat lebaran tagine dengan daging domba atau daging sapi juga turut tersedia.

Kaleji Masala

(Foto: Courtesy of  indianfoodimages©123RF.com)

(Foto: Courtesy of indianfoodimages©123RF.com)

Lekat dengan hidangan yang mengandung banyak rempah-rempah, hidangan khas lebaran asal India merupakan Kaleji Masala. Menggunakan daging kambing atau hati ayam sebagai bahan utamanya, Kaleji Masala sendiri dapat disajikan dengan saus atau sebagai hidangan kering. 

Mugalgal

(Foto: Courtesy of Instagram @cookiesyummies)

(Foto: Courtesy of Instagram @cookiesyummies)

Menjadi salah satu menu favorit IdulFitri masyarakat Arab Saudi, Mugalgal merupakan hidangan yang terdiri dari daging domba cincang, tomat segar, bawang bombai, paprika hijau, nasi yang digoreng bersama dengan rempah-rempah. 

Maamoul 

(Foto: Courtesy of Татьяна Столяревская©123RF.com)

(Foto: Courtesy of Татьяна Столяревская©123RF.com)

Rupanya bukan hanya orang Indonesia saja yang menikmati sajian kue kering ketika hari lebaran, hal yang serupa juga menjadi tradisi di daerah Suriah dan Lebanon. Menjadi salah satu varian kue kering yang paling populer di daerah tersebut, maamoul biasanya berisi kacang pistasi dan kenari. Kemudian bagian luar kue maamoul pun biasanya ditaburi gula halus untuk menambah cita rasa manis.

Biryani

(Foto: Courtesy of Instagram @asian_cuisine_abuja)

(Foto: Courtesy of Instagram @asian_cuisine_abuja)

Perpaduan antara daging dan nasi dalam hidangan yang sangat beraroma rempah-rempah yang kental, biryani menjadi salah satu menu yang sangat populer di berbagai belahan dunia termasuk kawasan Asia Selatan dan bahkan Inggris!. Meskipun ayam adalah bahan paling umum yang digunakan, tak jarang orang-orang juga menggantinya dengan opsi daging kambing dan domba. Disajikan dengan raita (saus mentimun, daun mint, dan yoghurt), salad dan acar hadir sebagai pelengkap sempurna dari seluruh komponen yang ada. 

Baca juga:

Berikut Ide Hadiah Lebaran untuk Diberikan kepada Diri Sendiri

Ini Rekomendasi Film Indonesia di Netflix yang dapat Ditonton saat Lebaran dengan Keluarga

(Foto: Courtesy of rawpixel, Olga Kriger, Stanislav Sablin, Tatiana Bralnina, indianfoodimages, Татьяна Столяревская,Olga Yastremska©123RF.com, Instagram @cookiesyummies, @manti_evden, @asian_cuisine_abuja, @veggiewok)





Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seputar Covid-19

Teknologi

Advertisement