Connect with us

Nasional

Tahun Ini Calon Siswa non DKI Tidak Bisa Lagi Bersekolah di Sekolah Negeri Jakarta

Tahun Ini Calon Siswa non DKI Tidak Bisa Lagi Bersekolah




foto


© Copyright (c) 2016 TEMPO.CO
foto

TEMPO.CO, Jakarta – Kafe telah menjadi tempat favorit bagi warga Paris dan lockdown untuk menahan penyebaran penyakit Covid-19, telah menggelisahkan orang-orang Paris.

Namun, setelah enam bulan lockdown, kafe dan restoran Prancis kembali melayani pelanggan di luar ruangan.

Bagi warga Paris seperti Elie Ayache, dunia terasa sedikit lebih normal pada hari Rabu setelah gangguan pandemi Covid-19. Ia kembali ke kafe favoritnya, minum kopi pagi dan makan croissant.

“Saya tidak sabar untuk kembali ke hidup saya, dan menjadi orang seperti sebelumnya,” kata Ayache, saat dia duduk di teras di luar Les Deux Magots, sebuah kafe yang pernah menjadi tempat nongkrong Ernest Hemingway dan tokoh sastra lainnya, dilansir dari Reuters, 19 Mei 2021.

Presiden Prancis Emmanuel Macron juga menikmati pembukaan Paris. Ia bergabung dengan perdana menterinya, Jean Castex, untuk minum kopi di sebuah kafe dekat Istana Elysee.

“Ini dia! Teras, museum, bioskop, teater…Mari kita temukan kembali hal-hal yang membentuk seni kehidupan,” tulis Macron di akun Instagram dan Twitter-nya.

Pandemi virus corona telah memaksa penutupan tempat-tempat perhotelan di seluruh dunia, tetapi di Prancis, negara yang menciptakan masakan haute, penutupan itu dirasakan sangat berdampak.

Orang Prancis menghabiskan lebih banyak waktu untuk makan atau minum daripada warga negara di negara maju lainnya, menurut Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD), dan makan di luar dipandang sebagai bagian dari tatanan sosial.

Ayache yang bekerja di sektor pasar keuangan mengatakan, sebelum lockdown, dirinya rutin datang ke Les Deux Magots setiap hari, termasuk di akhir pekan. Itu adalah bagian dari rutinitas paginya, dan memungkinkan dia untuk mengumpulkan pikirannya.

“Saya betah karena saya tahu tempatnya, saya kenal orang-orangnya,” katanya, laptopnya terbuka di atas meja di depannya.

Rutinitasnya belum sepenuhnya kembali normal. Tempat favoritnya ada di dalam kafe, yang masih dilarang karena pembatasan Covid-19, dan dia mengatakan terasnya agak dingin.

“Tapi segalanya akan kembali, sedikit demi sedikit, dan saya sangat senang,” kata warga Paris itu.

Baca juga: Chef Tawarkan Jasa Memasak Hidangan Mewah Restoran di Rumah Saat Lockdown Paris

REUTERS





Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seputar Covid-19

Teknologi

Advertisement