Tak Lama Setelah Mualaf, Atlet Angkat Besi Latvia Pensiun : e-Kompas.ID Sports - e-Kompas.ID
Connect with us

Tak Lama Setelah Mualaf, Atlet Angkat Besi Latvia Pensiun : e-Kompas.ID Sports


RIGA – Nama Rebeka Koha sempat mencuat belakangan ini. Perempuan asal Latvia itu diketahui memutuskan menjadi mualaf pada Juli 2020. Tak lama setelah menjadi mualaf, Rebeka Koha mengambil keputusan penting lainnya, yakni pensiun sebagai atlet.

Rebeka mengumumkan dirinya resmi menjadi seorang Muslim lewat unggahan di akun Instagram. Ia mengaku mengenal agama Islam lebih dalam setelah berpacaran dengan seorang pria yang kini menjadi suaminya.

Baca juga: Ini Alasan Atlet Angkat Besi Rebeka Koha Putuskan Masuk Islam

“Pertama, karena calon suami saya ketika kami mulai berkencan, saya jadi tahu lebih banyak tentang Islam,” tulis Rebeka Koha dalam kolom komentar di Instagram.

Rebeka Koha (IG/@rebeka_koha)

“Terima kasih kepadanya, saya menemukan begitu banyak hal baik dan ini adalah salah satunya. Saya merasakan kedamaian dan kebahagiaan dalam hal ini. Jadi, saya merasa benar untuk melakukannya,” imbuh perempuan berusia 32 tahun itu.

Baca juga: Setelah Masuk Islam, Atlet Angkat Besi Rebeka Koha Merasakan Kedamaian dan Kebahagiaan

Pada awal Mei 2020, Rebeka Koha mengumumkan pertunangan dengan atlet lempar cakram asal Qatar, Moaz Mohamed Ibrahim. Sementara itu, Koha terakhir kali tampil pada Kejuaraan Angkat Besi Latvia, awal Maret 2020, di mana dirinya mencetak rekor nasional dengan angkatan 104 kg dan total 227 kg.

Tidak lama setelah mengumumkan dirinya menjadi mualaf, Rebeka Koha memutuskan untuk pensiun sebagai atlet. Untuk yang satu ini, rasa sakit menahun yang mendera lututnya menjadi alasan utama.

“Lewat video telekonferensi, Rebeka Koha mengumumkan mengakhiri kariernya sebagai atlet. Kami menghormati keputusan Rebeka dan mengucapkan terima kasih atas kerja kerasnya selama ini,” bunyi pernyaaan Ketua Asosiasi Olimpiade Latvia (LOV), Einars Fogelis, dikutip dari LSM.LV.

Pelatih angkat besi Latvia, Viktors Scerbatihs, mengaku terkejut dengan keputusan itu. Namun, ia yakin keputusan pensiun sudah tepat. Gara-garanya, Rebeka Koha selama ini menahan rasa sakit yang teramat sangat di lututnya.

Rebeka Koha bersama suaminya (Foto: IG/@rebeka_koha)

Sementara itu, Eduards Andruskevics yang juga pelatih Koha, menduga keputusan pensiun itu ada kaitannya dengan penundaan Olimpiade Tokyo 2020. Rebeka Koha tadinya disiapkan untuk mengikuti Olimpiade tersebut, yang awalnya akan digelar pada Juli-Agustus 2020.

Akan tetapi, pandemi Covid-19 menyebabkan Olimpiade Tokyo 2020 ditunda menjadi Juli-Agustus 2021. Dengan keputusan pensiun, maka Rebeka Koha dipastikan tidak tampil pada ajang multicabang empat tahunan tersebut.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *