Takut Divaksin Covid-19, Bapak Ini Histeris Peluk Erat Istrinya : e-Kompas.ID Nasional - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Takut Divaksin Covid-19, Bapak Ini Histeris Peluk Erat Istrinya : e-Kompas.ID Nasional



JAKARTA – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memposting video disaat seorang suami yang memeluk erat istrinya saat divaksinasi Covid-19.

Diketahui lelaki tersebut Waluyo. Ia histeris ketika hendak divaksin oleh tenaga kesehatan, sang istri tercinta pun mencoba menenangkannya tapi pria beruban itu malah seperti anak kecil yang memeluk erat istrinya tersebut.

Khofifah pun mengatakan, salah satu kenikmatan menikah yaitu menjadikan ketentraman hati ketika takut disuntik.

“Salah satu berkah nikmatnya menikah, antara lain menjadi ketentraman hati saat takut disuntik vaksin Covid-19. Semangat vaksinasinasi ya,” tulis Khofifah dilaman instagramnya dengan ditulis sumber video dari JogjaTV, Kamis (30/9/2021).

Baca juga: Megawati Bilang Vaksin Bukan Obat Covid-19

Usai divaksin, pria tersebut ternyata menangis, hingga akhirnya sang istri menghapus air matanya tersebut.

Perlu diketahui sebelumnya, Pemerintah menargetkan program vaksinasi dapat mencapai 80% atau sebanyak 337 juta dosis vaksin Covid-19 disuntikkan kepada masyarakat. Hal ini untuk mencapai herd immunity tahun ini.

Baca juga:  Indonesia Terima 796.800 Dosis Vaksin AstraZeneca dari Pemerintah Italia

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan, secara akumulasi sejak awal Januari hingga 27 September 2021 terdapat 88,29 juta dosis vaksin tahap pertama dan 49,48 juta dosis vaksin tahap kedua yang telah disuntikkan kepada masyarakat atau 32,76% dari target.

Secara rinci, untuk target sumber daya manusia (SDM) bidang kesehatan sebanyak 1,46 juta dosis dan telah terealisasi 1,97 juta dosis tahap pertama atau 134,33% dan 1,82 juta dosis tahap kedua atau 124,19%.

Untuk target petugas publik sebanyak 17,32 juta dengan realisasi 27,78 juta dosis tahap pertama atau 160,34% dan 17,64 juta dosis tahap kedua atau 101,83%.

Target untuk lansia sebanyak 21,55 juta dengan realisasi 6,31 juta dosis tahap pertama atau 29,32% dan 4,31 juta dosis tahap kedua atau 20,01%.

Target masyarakat umum dan rentan sebanyak 141,21 juta orang dengan realisasi penyuntikan 47,58 juta dosis tahap pertama atau 33,7% dan 22,44 juta dosis tahap kedua atau 15,89%.

Untuk remaja ditargetkan 26,7 juta dengan realisasi 3,62 juta dosis tahap pertama atau 13,59% dan 2,47 juta dosis kedua atau 9,26%.

Pemerintah terus mempercepat vaksinasi ini agar target tercapai dengan mendorong pelaksanaannya mencapai 2,5 juta dosis per hari pada September, 2,5 juta dosis per hari pada Oktober, 2,1 juta dosis per hari pada November dan 1,5 juta dosis per hari pada Desember.

Sementara untuk suplai vaksin, Airlangga menuturkan secara kumulatif sejak Januari sampai Agustus 2021 telah ada 158,53 juta dosis dan ditargetkan 80,3 juta dosis pada September, 54,7 juta dosis pada Oktober, 49,9 juta dosis pada November serta 50,5 juta dosis pada Desember.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *