Terima Pengaduan, RPA Perindo Desak Masalah PPDB SMA Kedungwaru Segera Ditindaklanjuti : e-Kompas.ID News - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Terima Pengaduan, RPA Perindo Desak Masalah PPDB SMA Kedungwaru Segera Ditindaklanjuti : e-Kompas.ID News

[ad_1]

TULUNGAGUNG – Ketua Relawan Perempuan dan Anak (RPA) Perindo Jeannie Latumahina menggelar konferensi pers terkait dengan pengaduan masyarakat mengenai penerimaan perserta didik baru (PPDB) di Tulungagung, Jawa Timur. Dalam konferensi pers ini, RPA Perindo juga mengundang sejumlah orang tua yang anaknya tidak bisa bersekolah di SMA Kedungwaru, Tulungagung.

BACA JUGA:

Masih Banyak Masalah, Partai Perindo Desak Pemerintah Evaluasi Penerapan PPDB Zonasi 

Berbicara pada konferensi pers, Jeannie mengatakan bahwa terjadi sejumlah kejanggalan pada proses PPDB, salah satunya di SMA Kedungwaru.

Salah satu isu yang disorot RPA Perindo adalah adanya 17 siswa yang tidak bisa diterima di SMA Kedungwaru, padahal mereka telah memenuhi persyaratan untuk diterima. Salah seorang siswa tidak diterima karena alasan zonasi, padahal kakak dari siswa tersebut sebelumnya merupakan siswa dari SMA Kedungwaru.

Selain itu RPA Perindo juga menerima laporan bahwa ada komite di SMA Kedungwaru yang meminta sumbangan untuk gedung sekolah dengan seikhlasnya. Sebelumnya, RPA Perindo juga telah keluhan mengenai siswa SMA Kedungwaru yang diminta membeli kain seragam dengan harga Rp2 juta.

Baca Juga: Dorong Desa Wisata, Pertamina Luncurkan Wajah Baru Balkondes Wringinputih


Follow Berita e-Kompas.ID di Google News

“Kami mengingatkan untuk pimpinan kepala sekolah maupun dinas terkait untuk dapat menjalankan haluan negara Indonesia, yaitu undang-undang dasar 45 pasal 31 ayat 1 menjamin hak pendidikan anak-anak Indonesia,” kata Jeannie.

Dia juga mendesak agar para siswa tersebut bisa segera diterima di sekolah karena tahun ajaran baru akan segera dimulai. Jeannie mengatakan telah mengirim surat kepada Menteri Pendidikan meminta bantuan untuk menerima 17 siswa tersebut di SMA Kedungwaru.

Jeannie menekankan bahwa jika para pimpinan SMA Kedungwaru ternyata dianggap tidak layak, maka mereka harus segera diganti dengan tokoh yang dapat menjadikan dunia pendidikan lebih baik.

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis e-Kompas.ID.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

[ad_2]

Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Copyright © 2025 e-Kompas.ID