Tim SAR Kembali Lakukan Pencarian ABK Tenggelam di Sungai Kahayan Kalteng : e-Kompas.ID News - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Tim SAR Kembali Lakukan Pencarian ABK Tenggelam di Sungai Kahayan Kalteng : e-Kompas.ID News



KALTENGTim gabungan SAR yang berada di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, melakukan pencarian terhadap dua anak buah kapal (ABK) yang tenggelam akibat kecelakaan air di Sungai Kahayan, Sabtu 18 Desember 2021.

Kasubsi Pencarian dan Pertolongan Kantor Basarnas Kota Palangka Raya Sarjito mengatakan, pada hari kedua pencarian dua ABK tersebut pihaknya menyisir Sungai Kahayan.

“Di hari kedua kami melanjutkan pencarian terhadap dua orang yang dinyatakan hilang di Sungai Kahayan, dengan cara penyisiran di beberapa titik yang sudah ditentukan,” kata Sarjito.

Selain melakukan penyisiran, tim gabungan dari Basarnas, Polresta, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat mendirikan posko di kawasan pelabuhan untuk memantau perkembangan pencarian hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Baca juga: Cari Korban Erupsi Semeru, Tim SAR Kerahkan Anjing Pelacak hingga Radar Rescue

Penyisiran dilaksanakan dengan menggunakan sejumlah perahu milik BPBD, Polresta dan Basarnas dibantu sejumlah relawan yang selalu menunggu informasi terbaru di posko.

Baca juga: Tangguhnya 2 Hagglund PMI Terjang Abu Gunung Semeru, Pernah Evakuasi Mbah Marijan

“Semoga saja dalam waktu dekat ini dua ABK yang hilang di DAS Kahayan segera ditemukan oleh tim,” harapnya.


Baca Juga: Jasa Raharja Kerja Sama dengan Korlantas Polri Hadirkan ETLE dalam Aplikasi JRKu

Baca Juga: BPJS Kesehatan Dorong Faskes Optimalkan Pelayanan untuk Pasien Kanker

Sementara itu tim gabungan yang sudah turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dua orang ABK yang tenggelam itu, sampai sekarang belum menemukan tanda-tanda keduanya dapat ditemukan.

“Sampai saat ini masih nihil hasilnya dan masih dilakukan pencarian,” bebernya.

Dijelaskan, peristiwa hilangnya dua ABK Tugboat Blue Whale XXVII terjadi pada hari Jumat 17 Desember 2021 sekitar pukul 10.30 WIB, ketika menggunakan sebuah kelotok milik warga.

Dalam kelotok tersebut ada empat penumpang dan satu motoris adalah warga lokal, sedangkan empat lainnya warga luar Kota Palangka Raya.

Empat ABK Tugboat tersebut rencananya hendak mengantar batu split di pelabuhan PT. Karya Halim Sampoerna di wilayah Pahandut Seberang, namun mengalami kecelakaan air, hingga dua orang hilang dan tiga orang lainnya dinyatakan selamat.

Baca juga: Bakamla Evakuasi Longboat Mati Mesin di Perairan Tanjung Tamedan



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *