JAKARTA – Pria berinisial ER (40) tega menusuk pasangan suami berinisial MY (61) dan istri H (43) di Tebet, Jakarta Selatan yang berujung tewasnya sang suami, lantaran pelaku berinisial ER mengaku sakit hati atas ucapan H saat menagih utang di depan umum.
“Jadi bahasanya itu yang menyatakan bahwa yang bersangkutan itu punya uang dan tidak bisa membayar, jadi “kamu tuh punya uang punya utang tapi enggak bisa membayar, pinjem terus ya” seperti itu, di depan umum,” kata Kapolsek Tebet Kompol J Nababan kepada wartawan, Rabu (30/8/2023).
Nababan mengatakan, merasa sakit hati atas ucapan korban, pelaku ER kemudian mendatangi korban di rumahnya, lalu melakukan penusukan dengan pisau yang dibawanya.
“Karena memang sudah sakit hati, dikata-katain oleh pihak korban, sehingga pelaku dengan emosi datang dengan membawa sajam ini langsung melakukan penganiayaan kepada korban,” ujarnya.
Sebelumnya, suami berinisial MY (61) tewas dibunuh dan sang istri H (43) ditikam di rumahnya kawasan Tebet , Jakarta Selatan, Sabtu (26/8/2023) malam. Ternyata korban dan pelaku saling mengenal.
Kapolsek Tebet Kompol Jamalinus Nababan menceritakan kronologi kasus pembunuhan. Berawal dari warga setempat yang mendengar suara tangisan perempuan dari sebuah rumah.
“Warga menuju sumber suara dan melihat seseorang keluar dari rumah korban dengan memegang pisau,” katanya, Minggu 27 Agustus 2023.
Follow Berita e-Kompas.ID di Google News
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis e-Kompas.ID.com tidak terlibat dalam materi konten ini.


You must be logged in to post a comment Login