Utang Dikritik, Staf Sri Mulyani: Lihat Produktivitasnya : e-Kompas.ID Economy - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Utang Dikritik, Staf Sri Mulyani: Lihat Produktivitasnya : e-Kompas.ID Economy



BALI – Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo menyoroti soal utang negara yang selalu dikritik karena nilainya. Padahal kata Yustinus, penggunaan utang mendorong perekonomian semakin berkembang.

“Mentalitas emoh utang, ogah bayar pajak itu tidak boleh ada. Kita mengkritik pemerintah utang nambah tapi seolah statis, buahnya enggak membesar. Padahal ekonomi membesar,” ujarnya, di Bali, KAMIS (4/11/2021).

Dia menegaskan, saat ini aset pemerintah sudah di atas Rp11 ribu triliun atau dua kali nilai utang pemerintah. Tapi, dirinya menyayangkan, yang dikritik hanya nilai utang tanpa lihat besarnya aset Indonesia.

Baca Juga: Bill Gates Tertarik Investasi Vaksin di Indonesia

“Tapi seolah aset tidak bertambah, hanya utang yang bertambah dan tidak dilihat produktivitasnya,” ujarnya.

Selain itu, utang negara ini sifatnya kontinu. Maksudnya utang yang dipinjam pemerintah sebelumnya, diselesaikan oleh pemerintah selanjutnya.

Baca Juga: RI Pensiunkan PLTU Batu Bara, Sri Mulyani: Butuh Rp426 Triliun

“Zaman Pak SBY menerbitkan SBN 10 tahun tenornya. Ya harus diselesaikan Pak jokowi. Pak Jokowi utang 10 tahun, nanti akan dibayar pemerintah berikutnya. Ini kontinu,” tuturnya.

(fik)



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *