Video Viral Pengendara Motor Jatuh Saat Dihentikan Polantas, Ini Tanggapan Polda Jateng : e-Kompas.ID News - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Video Viral Pengendara Motor Jatuh Saat Dihentikan Polantas, Ini Tanggapan Polda Jateng : e-Kompas.ID News



SEMARANG – Video yang memperlihatkan seorang pria pengendara motor dan seorang wanita yang dibonceng terjatuh ketika dihentikan secara mendadak oleh seorang polantas menjadi viral di media sosial. Video yang diupload akun @alvinlie 21 itu menjadi perhatian dari Polda Jateng.

Dalam video berdurasi sekitar 44 detik itu, seorang polantas tampak seperti mendorong pengendara motor saat berhenti di lampu merah. Video itu mendapat beragam komentar dari warganet.

BACA JUGA: Terowongan Tua yang Dibangun Tahun 1840 Ditemukan di Klaten

Setelah ditelusuri, peristiwa tersebut terjadi di persimpangan Jalan Pemuda Kota Semarang Jawa Tengah pada 13 September 2021 sekira pukul 16.30 WIB.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menegaskan kejadian berawal saat petugas melihat sepeda motor yang dikendarai oleh pengendara tidak dipasangi pelat nomor.

BACA JUGA: Viral Penjual Bakso Beri Mahar Pernikahan Toyota Fortuner!

Selain itu, lanjutnya, sepeda motor yang digunakan tidak dilengkapi spion dan knalpot standar. “Pengendara motor saat dihampiri, malah berusaha melarikan diri. Secara refleks petugas memegang tangan pengendara agar menghentikan laju motornya,” jelasnya dalam siaran pers pada Rabu (15/9/2021).

Namun, yang terjadi kemudian kondisi motor tidak seimbang dan akhirnya pengendara serta pemboncengnya terjatuh. “Tidak ada niat mendorong dan murni di luar kesengajaan,” ungkapnya.

Usai pengendara terjatuh, kata Iqbal, polantas yang bertugas yakni Bripka Amir langsung menolong pengendara motor beserta pembonceng. Permasalahan tersebut saat ini ditangani pihak Propam Polrestabes Semarang.

“Permasalahan antara petugas dan saudara Faizal Nugroho sudah selesai secara kekeluargaan. Bahkan saudara Faizal sampai mencium tangan Bripka Amir saat bersalaman,” jelasnya. Kendati demikian, pengendara motor tetap dikenai sanksi tilang.

“Karena sepeda motor yang dikendarai tidak dilengkapi spion dan tidak ada pelat nomornya. Knalpotnya juga brong. Bukan knalpot standard pabrik,” jelasnya. Selain itu, pengendara motor saat diperiksa hanya menunjukkan STNK motor dan tidak bisa menunjukkan SIM C.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *