Waspadai kapal perang Tiongkok yang memasuki perairan Indonesia: MP - e-Kompas.ID
Connect with us

Nasional

Waspadai kapal perang Tiongkok yang memasuki perairan Indonesia: MP

[ad_1]

Jakarta (ANTARA) – Sebagai tanda simpati perjuangan rakyat Palestina melawan penjajahan Israel, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenakan selempang batik bergambar bendera Palestina dan Indonesia saat shalat Idul Fitri pada Kamis pagi.

“Anak-anak saya dan saya memakai selempang ini untuk menunjukkan simpati kami untuk Palestina,” kata Gubernur kepada wartawan di sela-sela salat Idul Fitri yang digelar di halaman belakang rumahnya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Mulai pukul 07.00 WIB, sekitar 30 orang termasuk istri dan anak Baswedan hadir dalam acara salat yang dipimpin oleh Ustadz Afifudien Rohaly itu.

Setelah salat yang dilaksanakan dengan protokol COVID-19 yang ketat, Rohaly menyampaikan khutbah Idul Fitri.

Warga Palestina kembali menarik perhatian media internasional setelah dianiaya oleh pasukan pendudukan Israel yang menggerebek kompleks Masjid Al Aqsa di hari-hari terakhir bulan suci Ramadhan dan melancarkan serangan udara ke Gaza.

Menurut Aljazeera, sebelum membom Jalur Gaza yang terkepung pada akhir Ramadhan yang merenggut nyawa 56 warga Palestina, termasuk 14 anak-anak, dan melukai sedikitnya 300 lainnya, aparat keamanan Israel menggerebek kompleks Masjid Al-Aqsa.

Mereka menyerang pengunjung masjid dengan “peluru baja berlapis karet, granat kejut, dan gas air mata” dalam suatu eskalasi, dipicu oleh apa yang dilaporkan Aljazeera sebagai rencana pemerintah Yahudi untuk “secara paksa mengusir warga Palestina dari lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur yang diduduki. cara untuk pemukim Israel “.

Presiden Indonesia Joko Widodo dengan gencar mengecam penggunaan kekerasan terhadap jamaah Palestina di Masjid Al-Aqsa, yang dianggap oleh umat Islam sebagai situs tersuci ketiga setelah Mekah dan Madinah, dan penggusuran paksa keluarga Palestina dari rumah mereka di Syekh Jarrah.

“Pengusiran paksa warga Palestina dari Syekh Jarrah, Yerusalem Timur, dan penggunaan kekerasan terhadap warga sipil Palestina di Masjid Al-Aqsa tidak boleh diabaikan. Indonesia mengutuk tindakan tersebut,” kata Widodo di akun Twitter @jokowi awal pekan ini.

Menurut Kepala Negara, Indonesia telah mendesak Dewan Keamanan PBB untuk menindak pelanggaran berulang yang dilakukan Israel.

Indonesia akan terus berpihak pada rakyat Palestina dalam perjuangan kemerdekaannya, ujarnya.

Sikap politik Jakarta terhadap masalah Palestina tetap tidak berubah sejak era Presiden Soekarno.

Pada tahun 1962, pendiri negara Indonesia telah membuat pernyataan yang sejak saat itu menjadi mercusuar dalam kebijakan luar negeri Indonesia tentang masalah Palestina.

“Selama kemerdekaan Palestina belum dikembalikan kepada Palestina, Indonesia akan selamanya berdiri melawan penjajahan Israel,” kata Soekarno.

Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Buya Anwar Abbas mengimbau para pemimpin di seluruh dunia untuk mengutuk dan menghentikan kekerasan yang dilakukan tentara Israel terhadap warga Palestina, khususnya terhadap anak dan perempuan.

“Kekerasan tentara Israel terhadap anak-anak, ibu, dan orang tua rakyat Palestina di kota Yerusalem jelas tidak dapat diterima dan tidak dapat ditoleransi. Dunia harus mengutuk dan menghentikan tindakan barbar ini,” kata Abbas dalam sebuah pernyataan pekan ini.

Wakil Ketua MUI menegaskan bahwa penderitaan, kematian, dan ketidakadilan akibat aksi kekerasan tersebut telah memicu radikalisme dan terorisme.

Oleh karena itu, jika dunia ingin aman, tentram, dan damai serta terhindar dari tindakan radikalisme dan terorisme, para pemimpin dunia harus mengakhiri dan menghentikan segala bentuk penjajahan di muka bumi ini, terutama penjajahan di Baitul Maqdis atau Yerusalem, tempat Israel berada. mengekang kebebasan orang Palestina untuk beribadah selain merampas tanah mereka, “katanya.
Berita Terkait: Widodo mengutuk kekerasan Al-Aqsa, penggusuran warga Palestina
Berita Terkait: NU mengutuk serangan Israel di al-Aqsa, seruan untuk langkah diplomatik
Berita Terkait: Para pemimpin dunia harus mengutuk kekerasan tentara Israel terhadap Palestina: MUI

DIEDIT OLEH INE



[ad_2]

Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Copyright © 2025 e-Kompas.ID