FOSIL laut yang ditemukan baru-baru ini di wilayah pegunungan di Turki timur menunjukan bahwa menurut ahli geologi, jutaan tahun lalu wilayah itu berada di bawah air.
Penduduk desa Akçatepe Elazığ, yang membawa hewan mereka untuk digembalakan di bukit pada ketinggian rata-rata 1.100 meter (3.600 kaki) di atas permukaan laut menemukan ada remis dan sisa-sisa seperti siput di tebing sekitarnya.
“Keberadaan fosil di kawasan tersebut menunjukkan bahwa tempat ini merupakan bagian laut dangkal yang pernah ada pada masa geologi lampau, dengan kedalaman tidak melebihi 200 meter,” ujarnya.
Ahli tersebut juga mengatakan bahwa laut ini adalah bagian dari lautan yang disebut Neo Tethys, yang mulai terbuka di wilayah tersebut 240 juta tahun yang lalu.
Baca juga: Liburan ke Turki, Traveler Tak Perlu Divaksin Covid-19
“Laut dan samudera, seperti makhluk, memiliki masa hidup tertentu. Ketika mencapai akhir hayatnya, mereka menutup dan mulai naik karena gaya tekan yang menyebabkan mereka menutup.”
Ia menggarisbawahi bahwa keberadaan fosil laut di kawasan tersebut dan keberadaan spesies yang berbeda patut diteliti untuk memberikan informasi tentang berapa juta tahun silam kawasan tersebut berada di dasar laut.
(sal)


You must be logged in to post a comment Login