ADA 10 negara dengan sistem pendidikan teraneh di dunia. Negara mana saja dan apa keanehannya?
Pendidikan sangat penting bagi individu maupun masyarakat. Setiap negara, pasti memiliki sistem pendidikan yang berbeda. Entah itu periode liburan atau kapan waktu tahun ajaran baru dibuka.
Namun harus Anda ketahui, bahwa beberapa negara ini juga memiliki sekolah dengan sistem pendidikan yang unik dan “aneh”. Mulai dari sekolah terbesar, sampai sekolah yang membebaskan para siswanya.
Baca juga: Indonesia Juaranya, Ini 5 Negara Paling Santai di Dunia
Nah, berikut 10 negara dengan sistem pendidikan yang dianggap aneh dirangkum dari beberapa sumber. Indonesia ternyata masuk juga lho.
1. China
Siswa yang bersekolah di China kerap disebut menerima PR paling banyak di dunia. Menurut artikel di South China Morning Post, sekitar 60% siswa berusia 6 – 17 tahun tidak mendapatkan kualitas tidur yang baik (8 jam sehari).
10 negara dengan sistem pendidikan teraneh (Foto Freepik)
Terlebih, ketika mereka tak hanya mengerjakan PR namun juga harus mengerjakan tugas dari tempat les. Bahkan para siswa, rata-rata dapat menghabiskan 14 jam selama 1 minggu hanya untuk mengerjakan PR.
2. India
India ternyata memiliki sekolah terbesar di dunia. Sekolah bernama The City Montessori School tercatat di Guinness Book of World Records sebagai sekolah terbesar di dunia dengan jumlah siswa 52.000 orang dan 1.050 kelas.
Baca juga: Daftar Destinasi Wisata Paling Banyak Dicari Warganet Selama Pandemi di 6 Benua
3. Chili
Sekolah di Chili memiliki hari libur yang cukup panjang. Terlebih saat usai liburan musim panas, sekolah di Chili berlangsung dari pertengahan Desember sampai awal Maret. Rentang waktu 3 bulan setelahnya, para siswa diberi waktu untuk dapat menikmati liburan.
4. Prancis
Kalau biasanya sekolah hanya memberikan liburan khusus untuk musim panas dan musim dingin, di Prancis justru berbeda. Sekolah diketahui memberikan 4 periode liburan kepada siswanya. Lalu, keunikan lainnya, bagi sekolah dasar di Prancis hanya diberlakukan 4 – 4,5 hari sekolah per minggu.
Namun, hal berbeda untuk sekolah menengah dan universitas yang tetap memberlakukan 5 hari untuk aktif sekolah.
5. Jerman
Umumnya setiap ajaran baru pasti ada saja keperluan sekolah baru. Maka, ketika bersekolah di Jerman setiap masuk tahun ajaran baru, siswa akan menerima bingkisan berbentuk cone bernama Schultüte yang berisi pulpen, pensil, buku, dan cemilan. Upaya tersebut dilakukan, agar supaya para murid memiliki semangat baru untuk bersekolah setelah libur panjang semester.


You must be logged in to post a comment Login